Komisi X DPR RI meminta pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Namun, keselamatan siswa dan guru diminta jadi prioritas.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan pihaknya sudah menyarankan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat mengambil langkah untuk melindungi peserta didik dari dampak karhutla.
Yang menjadi prioritas adalah kesehatan para peserta didik, siswa-siswi kita maupun guru-guru kita yang ada di situ. Kesehatan menjadi faktor yang sangat penting sekali,”
kata Lalu di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, proses pendidikan tak boleh berhenti hanya karena kondisi udara memburuk. Namun, sekolah juga tak boleh memaksakan pembelajaran tatap muka apabila situasi membahayakan kesehatan.
Karena itu, pembelajaran jarak jauh (PJJ) bisa jadi salah satu opsi yang ditempuh pemerintah daerah. Mekanisme pembelajaran dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah terdampak.
Di samping kita juga harus tetap memperhatikan dan menjamin proses belajar mengajar tidak terhenti oleh karena karhutla tersebut,”
ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya juga sudah meminta pemerintah segera mengatasi kondisi karhutla. Dengan begitu, siswa dan guru bisa kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam kondisi yang aman.
Kami juga menyampaikan kepada pemerintah agar suasana ini segera bisa teratasi sehingga siswa-siswi kita yang melaksanakan proses belajar mengajar termasuk guru-guru yang ada di sana juga bisa lanjut untuk melaksanakan proses belajar mengajar tersebut,”
katanya.
Saat ditanya mengenai perlu tidaknya surat instruksi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Lalu mengatakan koordinasi sudah dilakukan.
Kemarin kami sudah membahas dengan Mendikdasmen. Dan, Mendikdasmen hari ini berkoordinasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota mengambil langkah-langkah agar proses belajar mengajar tidak terhenti,”
tuturnya.
Dengan kondisi karhutla yang masih mengganggu sejumlah wilayah, DPR minta pemerintah tidak hanya mengejar keberlangsungan pembelajaran.
Menurut Komisi X, perlindungan kesehatan siswa dan tenaga pendidik harus jadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah sekolah tetap dibuka atau beralih sementara ke PJJ.

























