Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Paus Leo XIV Idap Kanker Paru-paru, Vatikan Ungkap Kondisinya Usai Operasi 90 Menit

Paus Leo XIV didiagnosis kanker paru-paru dan telah menjalani operasi di RS Gemelli, Roma, Italia, Selasa, 13 Oktober 2026.

Paus Leo XIV
Credit: instagram Paus Leo

Paus Leo XIV didiagnosis menderita kanker paru-paru dan telah menjalani operasi di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Dari laporan NPR, Vatikan menyatakan operasi tersebut berhasil tanpa komplikasi. Dalam prosedur operasi yang berlangsung sekitar 90 menit, dokter turut mengangkat bagian bawah paru-paru kanan Paus Leo.

Pun, mengutip Vatican News, Kantor Pers Takhta Suci menyampaikan operasi Paus Leo berjalan lancar.

Iklan

Operasi selesai dengan sukses sesuai waktu dan prosedur yang direncanakan. Dan, Bapa Suci telah kembali ke kamarnya,”

demikian keterangan Vatikan yang dikutip Vatican News pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Paus Leo yang kini berusia 71 tahun sudah sadar dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Ia juga membatalkan agenda publiknya hingga setidaknya 20 Oktober 2026 demi menjalani pemulihan.

Mengutip dari National Catholic Reporter (NCR), Vatikan belum mengumumkan apakah kanker yang diderita Paus Leo sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Tingkat keparahan penyakitnya juga belum diketahui.

Menurut ABC News, adenokarsinoma paru-paru merupakan jenis kanker yang bermula dari sel-sel kelenjar dan dapat menyerang orang yang tidak merokok.

Pakar kanker paru-paru Stephen Liu dari Georgetown University menjelaskan tingkat keparahan kanker berpengaruh terhadap peluang pemulihan dan pengobatan yang dibutuhkan pasien.

Jika kanker masih berada di area kecil dan belum menyebar ke kelenjar getah bening, operasi bisa menjadi pengobatan yang menyembuhkan. Namun, jika kanker telah menyebar, peluang pemulihan pasien dapat berbeda.

Selain menjalani pemulihan, Paus Leo juga memiliki agenda kunjungan ke Amerika Latin pada November 2026. Menurut NCR, ia dijadwalkan mengunjungi Uruguay, Argentina, dan Peru dalam perjalanan selama 11 hari.

Hingga kini, Vatikan belum mengumumkan apakah Paus Leo membutuhkan pengobatan lanjutan atau apakah jadwal kunjungan tersebut akan berubah.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Internship

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.