Operasi selesai dengan sukses sesuai waktu dan prosedur yang direncanakan. Dan, Bapa Suci telah kembali ke kamarnya,”
demikian keterangan Vatikan yang dikutip Vatican News pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Paus Leo yang kini berusia 71 tahun sudah sadar dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Ia juga membatalkan agenda publiknya hingga setidaknya 20 Oktober 2026 demi menjalani pemulihan.
Mengutip dari National Catholic Reporter (NCR), Vatikan belum mengumumkan apakah kanker yang diderita Paus Leo sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Tingkat keparahan penyakitnya juga belum diketahui.
Menurut ABC News, adenokarsinoma paru-paru merupakan jenis kanker yang bermula dari sel-sel kelenjar dan dapat menyerang orang yang tidak merokok.
Pakar kanker paru-paru Stephen Liu dari Georgetown University menjelaskan tingkat keparahan kanker berpengaruh terhadap peluang pemulihan dan pengobatan yang dibutuhkan pasien.
Jika kanker masih berada di area kecil dan belum menyebar ke kelenjar getah bening, operasi bisa menjadi pengobatan yang menyembuhkan. Namun, jika kanker telah menyebar, peluang pemulihan pasien dapat berbeda.
Selain menjalani pemulihan, Paus Leo juga memiliki agenda kunjungan ke Amerika Latin pada November 2026. Menurut NCR, ia dijadwalkan mengunjungi Uruguay, Argentina, dan Peru dalam perjalanan selama 11 hari.
Hingga kini, Vatikan belum mengumumkan apakah Paus Leo membutuhkan pengobatan lanjutan atau apakah jadwal kunjungan tersebut akan berubah.