Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Serangan Ganas Houthi di Najran Lukai Warga, Arab Saudi Kini Dibayangi Ancaman ke Fasilitas Minyak

Sebuah proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi menghantam kawasan permukiman di Kota Najran, Arab Saudi selatan, Minggu, 18 Oktober 2026.

Ilustrasi serangan drone Houthi.
Ilustrasi serangan militer menggunakan drone. (Foto: AI).

Sebuah proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi menghantam kawasan permukiman di Kota Najran, Arab Saudi selatan, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Insiden itu menyebabkan sedikitnya enam orang terluka serta merusak sejumlah rumah dan kendaraan.

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan proyektil tersebut menghantam kawasan perumahan di Najran.

Pertahanan sipil di kota Najran menanggapi jatuhnya proyektil musuh yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi di sebuah lokasi perumahan, mengakibatkan enam warga terluka dan kerusakan material pada tiga rumah dan tiga kendaraan,”

kata pertahanan sipil Kerajaan dikutip dari The New Arab, Senin, 19 Oktober 2026.

Serangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran. Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi dilaporkan menargetkan bandara dan infrastruktur energi di wilayah Saudi hampir setiap hari.

Iklan

Sebelumnya, kelompok Houthi juga mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Arab Saudi apabila Riyadh melanjutkan serangan terhadap fasilitas minyak di ibu kota Yaman.

Dalam ancamannya, Houthi menyebut sejumlah fasilitas strategis yang berpotensi jadi sasaran termasuk Bandara Internasional Riyadh, kilang minyak, serta fasilitas perusahaan energi Aramco di Dammam.

Ancaman itu disampaikan sebagai respons terhadap peringatan evakuasi yang sebelumnya dikeluarkan Arab Saudi. Houthi juga meminta warga menjauhi lokasi-lokasi yang mereka tetapkan sebagai target serangan.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree menyampaikan peringatan tersebut melalui platform X. Ia mendesak warga meninggalkan area yang berpotensi jadi sasaran apabila Arab Saudi kembali menyerang fasilitas kilang minyak.

“Angkatan Bersenjata Yaman (Houthi) mendesak seluruh warga untuk segera mengungsi dan menjauh dari target yang akan diserang pasukan kami jika musuh Saudi (nekat) menargetkan (fasilitas kilang minyak),” tulis juru bicara militer Houthi Yahya Saree di X.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.