Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Iran Perintahkan Seluruh Komandan Militer Siaga, Kelalaian Sekecil Apa Pun Bisa Berakibat Fatal

Iran memperketat kesiapan tempur militernya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

Warga Iran melintasi pemeran tekonologi militer rudal milik IRGC.
Warga Iran melintasi pemeran tekonologi militer rudal milik IRGC. (Foto: WANA).

Iran memperketat kesiapan tempur militernya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS). Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Jahanshahi memerintahkan seluruh komandan unit militer untuk mempertahankan tingkat kesiapan operasional tertinggi.

Jahanshahi mengingatkan bahwa kesalahan sekecil apa pun dalam kondisi perang dapat berakibat serius. Maka itu, setiap komandan diminta memastikan pasukannya tetap siap menjalankan tugas dan tidak mengabaikan prosedur militer.

Dalam kondisi perang, kelalaian atau kecerobohan sekecil apa pun dapat menimbulkan konsekuensi yang berat,”

kata Jahanshahi, dikutip dari Middle East Monitor, Minggu, 25 Oktober 2026.

Untuk menjaga kesiapan tersebut, Jahanshahi menekankan pentingnya pelatihan yang berkelanjutan. Selain itu, penting melakukan evaluasi kemampuan militer secara akurat, serta koordinasi yang solid antarsatuan.

Iklan

Ia juga meminta setiap kekurangan dalam kesiapan pasukan segera diidentifikasi dan diperbaiki.

Menurutnya, kesiapan tempur tak cukup hanya dengan mempertahankan personel dan persenjataan dalam kondisi siaga. Kemampuan pasukan juga perlu terus ditingkatkan melalui latihan, evaluasi, dan perencanaan yang matang.

Jahanshahi pun menginstruksikan para komandan di seluruh tingkatan untuk memperkuat kemampuan tempur melalui perencanaan yang cermat. Langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga efektivitas operasional militer Iran di tengah situasi keamanan yang tidak menentu.

Peringatan itu disampaikan ketika hubungan militer Iran dan AS kembali berada dalam situasi tegang. Kedua negara menghadapi perselisihan berkepanjangan terkait keamanan dan navigasi maritim di Selat Hormuz, jalur strategis bagi perdagangan energi dunia.

Ketegangan tersebut menambah perhatian terhadap kesiapan militer Iran. Eskalasi itu menambah dinamika di kawasan Teluk yang punya peran vital dalam lalu lintas pelayaran internasional.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.