Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 8 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Minim Literasi Kesehatan Bikin Orang Tak Sadar Alami Depresi
Kesehatan

Minim Literasi Kesehatan Bikin Orang Tak Sadar Alami Depresi

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: November 26, 2025 9:59 am
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
gambar ilustrai remaja depresi
gambar ilustrai remaja depresi (Foto: pixabay)
SHARE

Depresi sering kali dibayangkan sebagai kondisi seseorang yang terus-menerus menangis, kehilangan semangat hidup, atau menunjukkan perilaku ekstrem.

Padahal kenyataannya, banyak orang mengalami depresi tanpa pernah menyadarinya. Mereka tetap bekerja, tetap bercanda, tetap bertemu teman, bahkan terlihat “baik-baik saja”.

Psikolog Meity Arianty, menyadari bahwa masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya depresi. Hal itu karena kombinasi antara minimnya literasi kesehatan mental dan stigma sosial yang kuat di Indonesia. 

Remaja sering kali salah mengartikan gejala depresi, seperti perubahan mood drastis, kelelahan, atau mudah marah, sebagai ‘emosi khas remaja’ atau ‘malas’ biasa, bukan sebagai gejala gangguan klinis,”

ujar Meity kepada owrite baru-baru ini.

Selain itu, adanya stigma bahwa depresi adalah tanda kelemahan, kurang iman, atau kurang bersyukur membuat mereka takut dan enggan untuk mengakui perasaannya, hingga enggan mencari bantuan.

Sehingga mereka cenderung menyembunyikan gejalanya atau berpegangan pada mekanisme koping yang tidak sehat (seperti menarik diri atau menyakiti diri) alih-alih melakukan self-assessment yang jujur,”

jelasnya.

Oleh karena itu, kurangnya pengetahuan diri tentang gejala dan ketakutan akan penilaian negatif dari lingkungan adalah dua pilar yang mencegah deteksi dini. 

Silahkan di cek berapa banyak Psikolog yang ada di Puskesmas? Padahal psikolog di Puskesmas sangat dibutuhkan oleh masyarakat menengah bawah yang tidak mampu ke Rumah sakit atau praktek mandiri psikolog sebab terlalu mahal,” 

paparnya.

Dalam kesempatan itu, Meity membagikan gejala seseorang yang mengalami depresi. Ia mengatakan, biasanya seseorang akan menetap hampir sepanjang hari, setiap hari, selama minimal dua minggu, dan ini merupakan perubahan signifikan dari fungsi sebelumnya. 

Tanda-tanda utamanya seperti perasaan sedih atau suasana hati yang tertekan yang berkelanjutan, atau hilangnya minat dan kesenangan dalam hampir semua aktivitas,”

jelasnya.

Gejala lain yang menyertai bisa berupa perubahan signifikan pada nafsu makan atau berat badan, gangguan tidur (sulit tidur insomnia atau tidur berlebihan hipersomnia), kelelahan atau kehilangan energi yang nyata, dan gerakan melambat.

Ada juga perasaan tidak berharga atau bersalah yang berlebihan, penurunan kemampuan untuk berpikir, berkonsentrasi, atau membuat keputusan, serta yang paling serius, pikiran berulang tentang kematian atau ide bunuh diri,”

katanya. 

Untuk itu, ketika melihat ada perubahan perilaku dari orang terdekat, Meity mengimbau untuk segera mencari bantuan profesional. 

Silahkan ke Psikolog atau layanan hotline kesehatan mental yang terpercaya, meskipun hanya untuk konsultasi awal,”

ujar Meity.

Sementara itu, bagi orang terdekat, tugasnya adalah mendekati mereka dengan kasih sayang, empati, dan tanpa menghakimi, menciptakan ruang aman di mana mereka merasa didengar tanpa dipaksa untuk sembuh atau bersemangat. 

Hindari memaksa mereka bicara, fokuslah pada observasi dan secara perlahan tawarkan dukungan praktis seperti menemani mereka ke psikolog atau membantu dalam tugas sehari-hari, sambil tetap memastikan keamanan mereka jika ada tanda-tanda keinginan untuk bunuh diri,”

tandasnya.
Tag:DepresiKesehatanpsikolog
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Konser di Jakarta Bertajuk iKON FOUREVER WORLD TOUR
Hype

iKON Gelar Konser di Jakarta Bertajuk iKON FOUREVER WORLD TOUR

Tahun 2026 menjadi tahun tersibuk bagi para kpopers, beberapa konser dari berbagai grup dijadwalkan akan tampil di Indonesia. Salah satu yang cukup menarik perhatian penggemar adalah iKON resmi mengumumkan tur…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
2 Min Read
Siomay Tanpa Tepung ala Devi Anastasya
Hype

Resep Siomay Tanpa Tepung ala Devi Anastasya, Cocok Untuk Diet

Siomay jadi salah satu makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih, cocok untuk disantap kapan saja. Namun, sebagian orang kini mulai mencari versi siomay yang lebih tinggi protein dengan…

By
Ani Ratnasari
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi anak bersama keluarga
Hype

Banyak Anak Terlibat Kejahatan Berat, Psikolog Soroti Kematangan Otak

Psikolog Meity Arianty memberikan pandangan terkait perkembangan kognitif otak anak untuk memahami konsekuensi moral dan hukum. Pasalnya hingga saat ini banyak kasus kejahatan berat yang dilakukan oleh anak-anak. Tidak sedikit…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Virus
Kesehatan

Kronologi Wabah Misterius di Kapal Pesiar Hingga Tewaskan 3 Penumpang

Diduga, salah satu penumpang terinfeksi saat mengikuti wisata darat sebelum naik kapal,…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
1 hari lalu
Intoleransi laktosa
Kesehatan

Intoleransi Laktosa: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengatasinya

Apakah kamu pernah merasa perut kembung, diare, atau mual setelah minum susu…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Ilustrasi Label Gizi Baru
Kesehatan

Label Gizi Baru Diluncurkan, Ahli Ingatkan Edukasi Saja Tak Cukup

Kementerian Kesehatan RI resmi menerbitkan kebijakan label gizi Nutri Level untuk pangan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi Virus
Kesehatan

Apa Itu Hantavirus? Wabah yang Serang Kapal Pesiar dan Tewaskan 3 Orang

Wabah hantavirus diduga menjadi penyebab kematian tiga orang setelah virus tersebut meyebar…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up