Psikolog Meity Arianty memberikan pandangan terkait perkembangan kognitif otak anak untuk memahami konsekuensi moral dan hukum.
Pasalnya hingga saat ini banyak kasus kejahatan berat yang dilakukan oleh anak-anak. Tidak sedikit publik menuntut agar batas usia pertanggungjawaban pidana diturunkan agar mereka bisa dipenjara seperti orang dewasa.
Menurut Meity, dari perspektif psikologi perkembangan dan neurosains, kemampuan anak untuk benar-benar memahami konsekuensi moral, sosial, dan hukum secara matang sebenarnya tidak muncul secara utuh pada satu usia tertentu, dan bisa jadi berbeda setiap anak, namun berkembang secara bertahap hingga awal usia dewasa.






