Menjaga gula darah tetap stabil menjadi kunci agar momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa dinikmati dengan lebih bebas dan aman.
Beragam hidangan khas Nataru yang tinggi gula dan karbohidrat sering kali membuat kadar gula darah melonjak, terutama bagi orang yang ingin tetap menjaga kesehatan.
Cara menstabilkan gula darah tidak selalu berarti harus menghindari semua makanan favorit. Mengatur porsi makan, memilih kombinasi menu yang seimbang, serta memahami waktu makan yang tepat dapat membantu tubuh mengelola gula darah dengan lebih baik.
Nah kali ini owrita akan merangkum cara mengatur gula darah selama momen Nataru. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Kamis 25 Desember 2025.
- Tetap lakukan aktivitas fisik
Meskipun saat momen Nataru padat, Anda tetap harus menyisihkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik. Tak perlu yang berat, Anda bisa aktivitas fisik yang ringan, seperti jalan cepat selama 10 menit setelah makan besar.
- Tidur cukup
Tidur cukup juga dapat menjaga gula darah tetap stabil. Anda perlu tidur selama 7-9 jam di malam sebelum acara besar untuk membantu tubuh mengatur hormon yang mempengaruhi rasa lapar dan sensitivitas insulin. Hindari begadang karena dapat membuat Anda merasa lebih lapar dan cenderung memilih makanan tinggi gula atau karbohidrat keesokan harinya.
- Batasi minum alkohol
Saat perayaan, beberapa keluarga memiliki tradisi minum alkohol. Sebenarnya minum alkohol boleh saja, namun tetap harus dibatasi. Pasalnya alkohol dapat mempengaruhi kadar gula darah, terutama jika dikombinasikan dengan obat tertentu atau dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
- Hindari stres
Selama libur Nataru, nikmati momen tersebut dengan penuh kebahagiaan. Hindari hal-hal yang membuat Anda stres, karena stres berkepanjangan bisa berdampak pada meningkatnya kadar gula darah. Ini karena hormon kortisol yang dihasilkan tubuh saat stres dapat mempengaruhi kinerja insulin.
- Minum air putih yang cukup
Minum air putih yang cukup juga menjadi salah satu cara menurunkan gula darah. Sebab air putih merupakan minuman nol kalori dan tidak ada kandungan gula. Air putih mampu mencegah dehidrasi yang menjadi salah satu faktor terjadinya diabetes. Air putih juga dapat membantu kerja ginjal untuk membuang kelebihan gula melalui urin.

