Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 9 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam
Kesehatan

Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Februari 3, 2026 2:33 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam
Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam (Foto: Freepik)
SHARE

Kejang demam adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak dengan rentang usia antara 6 bulan hingga 5 tahun.

Kondisi ini dipicu dengan lonjakan suhu tubuh yang sering kali disebabkan oleh infeksi atau penyakit di luar jaringan otak.

Banyak orang tua yang panik ketika anaknya kejang. Tidak sedikit dari mereka yang justru memberikan minum dan mendudukan anaknya. Padahal cara tersebut kurang tepat.

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua ketika anak kejang?

Dokter Spesialis Anak, dr Arifianto, Sp.A(K) mengaku kerap menghadapi anak kejang demam. Hal yang dia lakukan hanya memperhatikan anak tersebut.

Melihat anak kejang pastinya menyeramkan ya. Buat panik. Nggak cuma orangtuanya. Dokternya juga panik. Tapi kita harus tahu fakta seputar kejang demam pada anak. Berbeda memang dengan epilepsi dan kejang karena sebab lainnya. Tapi secara umum, tindakan penanganan awal sama,”

ujar dr Arifianto seperti dikutip dari X @dokterapin, Selasa 3 Februari 2026.

Dokter Arifianto pun membagikan temuan di Chatgpt dan Gemini terkait cara menangani anak yang kejang. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa kuncinya adalah tetap tenang.

Nggak ada tindakan khusus. Dibaringkan atau miringkan, dan catat berapa lama kejang terjadi. Secara umum ini aja. Lihat jam. Berapa lama durasi kejang? Nggak ada tindakan khusus seperti pasang oksigen, kasih diazepam dan lain-lain,”

kata dr Afrianto.

Lebih lanjut, dr Afrianto menjelaskan umumnya kejang demam berlangsung singkat, tidak sampai 5 menit. Mayoritas 2-3 menit.

Itupun berasa lama banget lho! Makanya kalau 5 menit belum berhenti, segera bawa ke IGD/klinik terdekat,”

tambahnya.

Kejang demam lebih dari 5 menit (definisi status epileptikus saat ini) itu bukan karena kejangnya “nggak diapa-apain”. Karena kejang demam memang mayoritas singkat.

Kalau kejangnya lama, boleh curiga meningitis atau ensefalitis, atau epilepsi (tanpa demam), dan ini pastinya segera ke IGD RS,”

lanjutnya.

Lalu, kapan kasih diazepam dari dubur? Dokter Afrianto menyarankan, sebaiknya diberikan saat kejangnya lebih dari 5 menit, tapi ada juga yang 3 menit.

Artinya, anak kejang nggak harus langsung masuk diazepam. Obat ini juga bukan tanpa efek samping lho. Nanti lihat anaknya tidur lama sulit dibangunkan pasca diazepam, malah panik juga,”

sambungnya.

Apakah kejang demam perlu dirawat tidak? Kalau kejang demam pertama, belum pernah pengalaman, panik, tidak apa-apa dirawat. Lebih ke arah observasi dan edukasi.

Lalu saya jelaskan, kalau kejangnya lebih dari 5 menit, tidak berulang, kesadaran anak pulih tidak lama setelah kejang berhenti, maka tidak usah ke IGD. Tidak perlu juga tiap kejang demam anak dirawat inap. Kecuali kondisinya berlawanan dengan penjelas tersebut,”

tandasnya.

Tag:demamKejangPenangananSuhu Tubuh
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Prakiraan cuaca BMKG
Daerah

Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu, 9 Mei 2026, Jakbar dan Jakut Berpotensi Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026. Berdasarkan ramalan BMKG, wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat…

By
Syifa Fauziah
1 Min Read
Ilustrasi Virus
Kesehatan

Ahli Kesehatan Tegaskan Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti Covid-19

Epidemiolog sekaligus Ahli Kesehatan, Dicky Budiman menegaskan bahwa penularan Hantavirus berbeda jauh dengan Covid-19. Virus ini bukan menyebar dari manusia ke manusia, tetapi dari lingkungan yang terkontaminasi dari tikus. Menurut…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Ganjil genap di Jakarta
Megapolitan

Jadwal Ganjil Genap Jakarta 2026: Jam Berlaku, Lokasi, dan Daftar Jalan Terbaru

Info ganjil-genap (gage) 2026 jam berapa sih di Jakarta? Informasi ini tentu sangat penting bagi kamu yang ingin melewati jalan di Kota Jakarta. Jangan sampai pejalanan kamu terhambat karena diberhentikan…

By
Syifa Fauziah
Ivan
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi virus
Kesehatan

Waspada! Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus Tersebar di Sembilan Provinsi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan perkembangan situasi penyakit Hantavirus di Indonesia tahun 2024-2026.…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
19 jam lalu
Ilustrasi Darurat Kesehatan Mental
Kesehatan

Psikolog: Anak Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Revisi UU Harus Menyeluruh

Psikolog Meity Arianty memberi tanggapan terkait wacana revisi UU Perlindungan Anak. Menurut…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi Virus
Kesehatan

Kronologi Wabah Misterius di Kapal Pesiar Hingga Tewaskan 3 Penumpang

Diduga, salah satu penumpang terinfeksi saat mengikuti wisata darat sebelum naik kapal,…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
3 hari lalu
Intoleransi laktosa
Kesehatan

Intoleransi Laktosa: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengatasinya

Apakah kamu pernah merasa perut kembung, diare, atau mual setelah minum susu…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up