Berjemur di pagi hari menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.
Paparan sinar matahari pada waktu yang tepat membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami, nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang.
Meski demikian, manfaat berjemur tidak hanya sebatas meningkatkan kadar vitamin D. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari di pagi hari juga dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, hingga memberikan dampak positif bagi suasana hati.
Dilansir dari laman Halodoc (18 Juni 2026), beriktu penjelasan manfaat berjemur di pagi hari bagi kesehatan.
Berjemur di Pagi Hari
Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology pada 2019 menjelaskan bahwa paparan sinar ultraviolet B (UVB) berperan penting dalam mengubah senyawa 7-dehydrocholesterol yang terdapat di kulit menjadi vitamin D di dalam tubuh.
Namun pembentukan vitamin D, juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Misalnya di negara beriklim tropis seperti Indonesia, sinar UVB memang tersedia sepanjang tahun, tetapi tingginya tingkat polusi udara dapat mengurangi efektivitas paparan sinar matahari dalam membantu sintesis vitamin D.
Waktu Terbaik Berjemur
Agar manfaat berjemur dapat diperoleh secara optimal, waktu yang tepat untuk berjemur pada pagi hari yaitu sekitar pukul 09.00–10.00, ketika sinar UVB sudah cukup membantu pembentukan vitamin D. Di waktu tersebut, risiko kulit terbakar masih lebih rendah dibandingkan saat siang hari.
Durasi berjemur umumnya berkisar 10–15 menit untuk orang dengan kulit terang, sedangkan orang dengan kulit lebih gelap mungkin memerlukan waktu sekitar 20–30 menit karena kandungan melanin yang lebih tinggi dapat mengurangi penyerapan sinar UVB.
Agar sintesis vitamin D lebih efektif, usahakan area kulit yang terpapar cukup luas, seperti lengan atau kaki. Selama beberapa menit pertama berjemur, hindari penggunaan tabir surya pada area tersebut agar pembentukan vitamin D tidak terhambat.
Manfaat Berjemut
1. Membantu Sintesis Vitamin D Alami
Paparan sinar UVB membantu tubuh mengubah senyawa 7-dehydrocholesterol di kulit menjadi vitamin D3. Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, membantu penyerapan kalsium, serta mendukung fungsi otot.
2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin D memiliki peran penting dalam mendukung kerja sistem imun. Kadar vitamin D yang cukup membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga respons kekebalan tetap optimal.
3. Membantu Mengatur Siklus Tidur
Paparan sinar matahari pada pagi hari membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Hal ini dapat membantu tubuh lebih mudah merasa mengantuk pada malam hari dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Meningkatkan Suasana Hati
Sinar matahari dapat merangsang produksi serotonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati. Karena itu, rutin berjemur di pagi hari dapat membantu mengurangi stres serta membuat tubuh terasa lebih segar dan bersemangat.
5. Berpotensi Menurunkan Risiko Beberapa Penyakit
Kadar vitamin D yang cukup melalui paparan sinar matahari yang aman dikaitkan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit, seperti osteoporosis, diabetes, hipertensi, dan beberapa penyakit kronis lainnya. Namun, manfaat ini tetap perlu didukung dengan pola hidup sehat secara keseluruhan.
Berjemur di pagi hari dapat menjadi kebiasaan sederhana yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Agar manfaatnya optimal, lakukan berjemur pada waktu yang tepat dengan durasi yang sesuai, serta tetap lindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan.




















