Gigi berlubang merupakan permasalahan mulut yang kerap dialami oleh banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Bahkan menurut data dari Kementerian Kesehatan, hasil dari Cek Kesehatan Gratis (CKG) ditemukan 41% anak sekolah yang diperiksa mengalami karies atau gigi berlubang.
Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemeriksaan gigi merupakan salah satu prioritas dalam program CKG dan perlu dimanfaatkan oleh seluruh anak sekolah.
Berita baiknya, pemeriksaan gigi adalah salah satu prioritas pemerintah dalam program Cek Kesehatan Gratis. Namun, kabar kurang baiknya, dari hasil pemeriksaan CKG anak sekolah, masalah karies justru menjadi yang paling banyak ditemukan. Kami mencatat 41% anak sekolah yang diperiksa mengalami gigi karies,”
ujar Prof. Dante dalam keterangan resmi, Minggu 20 September 2026.
Menjaga Kesehatan Gigi
Menurut Prof. Dante, masalah gigi tidak seharusnya baru ditangani ketika sudah sakit. Pemeriksaan secara rutin setiap enam bulan diperlukan untuk mendeteksi masalah sejak dini, disertai kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut setiap hari.
Intervensi kesehatan gigi yang paling tepat adalah melalui promotif dan preventif, bukan menunggu sakit kemudian mengobatinya. Sekolah menjadi salah satu kunci karena di sana ada UKS, dokter kecil, pramuka, dan berbagai kegiatan yang dapat digunakan untuk membangun kebiasaan sehat,”
kata Prof. Dante.
Untuk itu, sebelum mengalami gigi berlubang, tentu perlu melakukan perawatan. Berikut cara mencegah gigi berlubang, seperti dilansir dari berbagai sumber.
- Sikat Gigi secara Rutin. Salah satu cara mencegah gigi berlubang secara alami dapat dilakukan dengan rutin menyikat gigi. Hal ini bertujuan untuk membersihkan serta menghilangkan sisa makanan di dalam mulut yang memicu pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Menyikat gigi secara rutin dianjurkan minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur di malam hari.
- Gunakan Pasta Gigi yang Mengandung Fluoride. Selain itu, masyarakat disarankan untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, tujuannya untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Selain itu, kandungan fluoride juga dapat memperkuat enamel gigi agar tidak mudah rusak karena terkikis senyawa asam dan plak di dalam mulut.
- Kurangi Konsumsi Makanan Manis. Makanan manis biasanya mudah menempel pada gigi. Apabila tidak segera dibersihkan, bakteri akan mengubah sisa-sisa makanan manis di dalam gigi menjadi asam yang dapat merusak lapisan enamel gigi. Kondisi inilah yang menyebabkan gigi rentan menghitam dan berlubang.
- Bersihkan Mulut dengan Obat Kumur. Mencegah gigi berlubang juga dapat dilakukan dengan menggunakan obat kumur. Obat kumur digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau menggunakan sikat gigi. Senyawa antiseptik di dalamnya juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri jahat di dalam mulut.
- Periksakan Gigi ke Dokter secara Rutin. Hal yang tak kalah penting adalah rutin periksa gigi ke dokter minimal 6 bulan sekali. Pemeriksaan gigi dilakukan dengan pembersihan plak atau karang gigi yang bisa menyebabkan berbagai macam masalah mulut, mulai dari karang gigi hingga gigi berlubang.






