Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Menkes Minta Kelompok Rentan Tak Keluar Rumah Selama Kabut Asap

Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan ibu hamil, untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih berlangsung.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) melihat proses penimbangan bayi saat mengunjungi Smart Posyandu Flamboyan 5 di Jakarta,
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) melihat proses penimbangan bayi saat mengunjungi Smart Posyandu Flamboyan 5 di Jakarta (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz)

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan ibu hamil, untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih berlangsung.

Langkah ini penting untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Pesan saya, terutama untuk kelompok rentan, jangan keluar rumah. Kalau terpaksa keluar, sebisa mungkin biarkan anggota keluarga yang tidak rentan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,”

ujar Menkes dalam keterangannya yang diterima Owrite Rabu 21 Oktober 2026.

Budi menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan terus berupaya melindungi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak kabut asap.

Iklan

Meski tidak dapat menghentikan sumber asap, Kemenkes memastikan upaya pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan akibat paparan asap dilakukan, termasuk melalui penyediaan obat-obatan di puskesmas wilayah terdampak,”

tambahnya.

Saluran Pernapasan

Menkes Budi menjelaskan, paparan asap perlu dicegah karena dapat berdampak pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Jika harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker, terutama masker N95 jika tersedia.

Saya sarankan masyarakat memakai kacamata untuk melindungi mata serta pakaian berlengan panjang untuk mengurangi paparan partikel asap pada kulit,”

tuturnya.

Selain itu, masyarakat perlu membersihkan diri setelah kembali dari luar rumah. Menkes mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama terpapar kabut asap, seperti batuk, iritasi mata, atau kulit yang mengalami iritasi dan gatal berkepanjangan.

Jangan menunggu sampai batuk darah. Kalau mulai batuk, mata mengalami iritasi, atau kulit terus-menerus gatal dan iritasi, segera periksa ke puskesmas terdekat,”

tegas Menkes.

Ia menambahkan, puskesmas di wilayah terdampak telah disiapkan dengan suplai obat-obatan untuk menangani gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Masyarakat diharapkan mengikuti anjuran pencegahan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.

Membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan pelindung saat terpaksa keluar, dan segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat selama kabut asap berlangsung,”

tandasnya.

Iklan