Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Raw Milk Ramai Diklaim Lebih Sehat, Padahal Bisa Picu Infeksi Berbahaya! Ini Faktanya

Tren mengonsumsi raw milk atau susu mentah mulai menarik perhatian karena dianggap lebih alami, kaya nutrisi, dan memiliki manfaat kesehatan lebih besar dibandingkan susu kemasan.

Ilustrasi raw milk
Ilustrasi raw milk (Foto: Unsplash/Aleksey Melkomukov)

Tren mengonsumsi raw milk atau susu mentah mulai menarik perhatian karena dianggap lebih alami, kaya nutrisi, dan memiliki manfaat kesehatan lebih besar dibandingkan susu kemasan.

Namun, di balik klaim tersebut, konsumsi susu tanpa proses pasteurisasi justru menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh disepelekan.

Raw milk merupakan susu yang diperoleh langsung dari hewan, seperti sapi, kambing, atau domba, tanpa melalui proses pemanasan khusus untuk membunuh mikroorganisme berbahaya.

Iklan

Meski terlihat segar dan berasal dari peternakan yang bersih, susu mentah belum tentu aman dikonsumsi secara langsung.

Seperti apa faktanya? Dilansir dari laman Center for Disease Control and Prevention (CDC) pada 31 Januari 2025, berikut faktanya.

Mengandung Bakteri

Susu mentah berpotensi membawa berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, termasuk Salmonella, Escherichia coli (E. coli), Listeria, dan Campylobacter.

Bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari diare, muntah, kram perut, hingga infeksi serius.

Kontaminasi dapat terjadi selama pemerahan, penyimpanan, maupun distribusi susu. Bahkan, hewan ternak yang terlihat sehat tetap dapat membawa mikroorganisme berbahaya.

Kelompok Rentan

Laporan CDC yang diterbitkan pada 24 Juli 2025 turut mengungkap wabah infeksi Salmonella terkait produk susu mentah di California dan empat negara bagian lainnya.

Dari 171 kasus yang teridentifikasi, sebanyak 70 persen terjadi pada anak-anak dan remaja berusia di bawah 18 tahun.

Selain anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat konsumsi susu mentah.

Betulkah Lebih Bergizi?

Salah satu alasan raw milk diminati adalah anggapan bahwa proses pasteurisasi dapat merusak kandungan nutrisi alami susu. Padahal, Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan bahwa pasteurisasi tidak menyebabkan perubahan berarti terhadap kualitas gizi susu.

Kandungan protein dan mineral penting dalam susu tetap dapat diperoleh melalui produk yang telah dipasteurisasi.

Klaim bahwa raw milk lebih baik untuk mengatasi intoleransi laktosa maupun alergi juga belum didukung bukti ilmiah yang memadai.

Mana yang Lebih Aman?

Mengonsumsi susu segar tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, asalkan produk tersebut telah melalui pengolahan yang aman. CDC menyarankan masyarakat memilih susu pasteurisasi dan memperhatikan informasi pada label kemasan.

Susu yang berasal langsung dari peternakan sebaiknya tidak diminum mentah. Kebersihan peternakan saja tidak cukup untuk menjamin susu terbebas dari mikroorganisme penyebab penyakit.

Apabila muncul diare berat, demam, muntah terus-menerus, atau tanda dehidrasi setelah mengonsumsi susu mentah, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. 

Iklan