Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF) menggelapkan Rp 12,145 miliar milik 128 calon jemaah umrahnya sendiri. Mirisnya, uang itu dipakai Farhan untuk kepentingan marketing Hanania Travel.
Sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing,”
ungkap Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di kantornya, Selasa, 2 Juni 2026.
Farhan menduga, dengan membayar sejumlah influencer dapat meningkatan popularitas Hanania. Untuk memikat calon korbannya, Hanania juga sesumbar memiliki sejumlah promo menarik dengan harga murah bisa berwisata ke negara-negara lain.
Melalui brosuur yang di posting di akun instagram dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 29-46 juta, berikut dengan berbagai fasilitas baik itu reguler, fasilitas premium, fasilitas vip hingga wisata ke beberapa negara,”
beber Iman
Nyatanya, hal tersebut justru mengorbankan uang ratusan milik calon jemaah batal berangkat ke tanah suci. Padahal para calon jemaah umrah sudah melunasi seluruh pembiayaan sejak Februari 2026 lalu.








