Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

MRT Jakarta Ubah Sistem Pembayaran, 6 Kartu Uang Elektronik Ini Bisa Dipakai Mulai 12 Oktober

PT MRT Jakarta (Perseroda) akan mengintegrasikan pembayaran tiket melalui JakLingko mulai 12 Oktober 2026.

Penumpang berada di dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) saat melaju menuju Stasiun Lebak Bulus di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Penumpang berada di dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) saat melaju menuju Stasiun Lebak Bulus di Jakarta, Rabu (7/10/2026). (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/wsj.)

PT MRT Jakarta (Perseroda) akan mengintegrasikan pembayaran tiket melalui JakLingko mulai 12 Oktober 2026. Lewat kebijakan ini pengguna enam jenis kartu uang elektronik dapat melakukan tap di reader JakLingko yang tersedia di gerbang penumpang stasiun MRT Jakarta.

Enam kartu tersebut meliputi Mandiri e-money, TapCash BNI, BRIZZI BRI, Flazz BCA, JakCard Bank Jakarta, dan Kartu Multi Trip (KMT) Commuter Line.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Rendy Primartantyo menjelaskan integrasi ini bertujuan mempermudah perjalanan masyarakat. Hal itu terutama penumpang yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi publik.

Iklan

Selain kemudahan tarif, integrasi sistem pembayaran melalui JakLingko diharapkan dapat memberikan proses transaksi yang lebih cepat dan meminimalkan potensi kendala saat tapping,”

kata Rendy, dikutip dari Berita Jakarta pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Selain permudah transaksi, integrasi pembayaran ini juga mendukung penerapan tarif transportasi antarmoda.

Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 773 Tahun 2022, penumpang yang menggunakan MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta BRT dalam periode tiga jam dapat dikenakan tarif maksimal Rp10.000 sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, MRT Jakarta sudah menyediakan 186 reader JakLingko dan 60 Balance Check Terminal (BCT) di 13 stasiun. Fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung transaksi pembayaran serta memudahkan pelanggan memeriksa saldo kartu.

Sepanjang Januari 2025 hingga Agustus 2026, sebanyak 40,86 juta perjalanan atau 51,10 persen dari total perjalanan pelanggan MRT Jakarta tercatat menggunakan gate JakLingko. Sementara itu, 5,82 juta perjalanan atau 7,28 persen memanfaatkan tarif integrasi.

Meski demikian, tak semua metode pembayaran menggunakan reader yang sama. Pengguna Kartu Single Trip MRT Jakarta tetap melakukan tap di gate MRT Jakarta.

Sementara, pengguna kartu EMV atau nirsentuh menggunakan reader EMV yang tersedia.

Melalui integrasi ini, MRT Jakarta berharap sistem pembayaran transportasi publik semakin mudah digunakan, khususnya bagi masyarakat yang mengandalkan beberapa moda transportasi untuk beraktivitas sehari-hari.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Internship

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.