Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Berkedok Ruqyah, Guru Ngaji Pondok Pesantren di Bekasi Cabuli 10 Santriwati

Sebanyak 10 santriwati disebut menjadi korban kebejatan MHH. Modusnya, pelaku membujuk dan merayu para korbannya dengan alasan metode pengobatan ruqyah.

Gambar ilustrasi pencabulan anak
Gambar ilustrasi pencabulan anak (Gambar: Antara)

Seorang guru ngaji inisial MHH (28) diduga melecehkan santriwati di salah satu pondok pesantren di Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Sebanyak 10 santriwati disebut menjadi korban kebejatan MHH. Modusnya, pelaku membujuk dan merayu para korbannya dengan alasan metode pengobatan ruqyah.

Modus bujuk rayu untuk ruqyah,”

ungkap Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono dikonfirmasi wartawan, Selasa 13 Oktober 2026.

Akibat perbuatannya, MHH kini diamankan petugas kepolisian dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Suparyono mengatakan, korban sejauh ini masih dilaporkan 10 santriwati.

Iklan

Salah satu korban yang melaporkan menyebutkan, kejadian tersebut telah berlangsung sejak 2023 saat menempuh pendidikan di pondok pesantren yang dikelola tersangka.

Sementara wanita yang terdata,”

kata Suparyono.

Penyidik, sambungnya, masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dari kasus pencabulan santriwati dan akan dikembangkan.

Sementara masih didalami oleh penyidik, masih dalam penyidikan,”

ujarnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal