Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 14 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / ICW Kecam KPK Hentikan Dugaan Korupsi Blok Medan Diduga Libatkan Bobby Nasution 
Nasional

ICW Kecam KPK Hentikan Dugaan Korupsi Blok Medan Diduga Libatkan Bobby Nasution 

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 11, 2025 4:16 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Ilustrasi Gedung KPK
Foto: Istimewa
SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menghentikan penyidikan perkara yang menyeret nama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan istrinya Kahiyang Ayu, dalam kasus korupsi tambang nikel di Maluku Utara. Hal ini menuai kecaman dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

Peneliti ICW, Egi Primayogha menilai KPK tidak bertaji dalam menangani kasus korupsi yang diduga menyeret dinasti Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

ICW mengecam keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menghentikan penyidikan perkara yang menyeret nama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan istrinya, Kahiyang Ayu, dalam kasus korupsi tambang nikel di Maluku Utara,”

Egi dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (11/11/2025).

ICW dalam hal ini memberikan tiga catatan atas penghentian proses penyidikan tersebut. Pertama, dalam persidangan kasus suap izin usaha pertambangan (IUP) yang menjerat mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba (AGK), sejumlah kesaksian telah secara jelas mengungkap indikasi keterlibatan Bobby dan Kahiyang.

Anak dan menantu Jokowi diduga terkait dalam transaksi koruptif pengurusan konsesi tambang nikel di Halmahera Timur.

Kesaksian ini disampaikan oleh AGK hingga Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Suryanto Andili.

KPK memang telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap kasus AGK karena ia meninggal dunia. Tetapi seharusnya pengembangan kasus untuk dugaan korupsi di ‘Blok Medan’ tidak diberhentikan begitu saja,”

Egi.

Dia menilai, pengembangan kasus tidak seharusnya diberhentikan sebab hingga saat ini belum juga terungkap apakah terjadi perdagangan pengaruh atau bahkan suap-menyuap dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan antara Bobby dengan AGK.

Praktik tersebut diduga dilakukan untuk mengamankan jatah konsesi tambang untuk diberikan bagi perusahaan milik Kahiyang.

Petunjuk-petunjuk tersebut merupakan fakta hukum yang seharusnya dapat menjadi modal kuat bagi KPK untuk mengembangkan kasus dengan membuka penyelidikan baru, baik dengan meminta keterangan dari Bobby Nasution maupun Kahiyang Ayu sebagai saksi,”

Egi.

Kedua kata Egi, penerbitan SP3 mencerminkan ketidakberanian pimpinan KPK dalam mengungkap dugaan kasus korupsi yang mungkin melibatkan Jokowi dan Bobby. Penerbitan SP3 tersebut juga contoh nyata dari implikasi revisi UU KPK pada 2019. 

Sebab sebelumnya, KPK wajib mengusut tuntas kasus korupsi yang sudah masuk ke tingkat penyidikan karena tidak dibekali wewenang untuk SP3. Selain itu, status kelembagaannya yang tidak ada di bawah cabang eksekutif, serta komposisi penyidik yang tidak harus menjadi aparatur sipil negara, membuat lembaga ini lebih berani untuk menindak kasus-kasus korupsi yang melibatkan aktor politik kelas kakap,”

Egi.

Egi mengatakan, dari hasil pemantauan tren korupsi oleh ICW, KPK cenderung lebih mengendur dalam menindak aktor-aktor politik yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pasca revisi UU KPK di tahun 2019 disahkan. 

Sedangkan ketiga, dugaan kasus korupsi Blok Medan menunjukkan ada keterbatasan regulasi Indonesia dalam merespons sejumlah modus-modus korupsi yang telah berkembang.

Berkaca dari hal ini, penting bagi Indonesia untuk segera mengkriminalisasi trading in influence (perdagangan pengaruh), serta memperkuat legislasi terkait penelusuran pemilik manfaat atau beneficial owner yang kini masih berada di tingkat peraturan presiden. 

Dengan demikian, ke depan, celah hukum yang memungkinkan penyelenggara negara maupun pihak swasta melakukan penyalahgunaan kewenangan tanpa transaksi suap-menyuap langsung, seperti melalui manipulasi perizinan tambang, dapat dipersempit,”

Peneliti ICW.

Atas hal ini, ICW mendesak KPK agar membuka penyelidikan baru untuk menelaah dugaan keterlibatan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu dalam kasus korupsi di Maluku Utara.

Meski kasus AGK sudah di-SP3, tetapi sudah ada putusan pengadilan tingkat pertama yang menyatakan bahwa AGK secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi jual-beli izin tambang,”

Peneliti ICW, Egi.
Tag:ICWKorupsi Blok MedanKPK
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?
By Rahmat
Presiden Prabowo Subianto
5

BERITA LAINNYA

Monumen Nasional di Jakarta Pusat.
Nasional

MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota RI Selama Keppres Pemindahan IKN Belum Terbit

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta hingga saat ini masih sah berstatus…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
3 jam lalu
Syekh Ahmad Al Misry
Nasional

Polri Khawatir Ahmad Al Misry Lepas WNI, Proses Red Notice Terancam Mandek?

Polri mendapatkan informasi bahwa tersangka kasus pelecehan santri sekaligus pendakwah Syekh Ahmad…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
6 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
Nasional

Sindir Izin Investasi Lambat, Prabowo Perintahkan Mensesneg Bentuk Satgas Deregulasi

Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyak investor asing yang sulit ingin membuka usaha…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
7 jam lalu
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Nasional

Naikkan Gaji Hakim Nyaris 300 Persen, Prabowo Warning Keras Soal Putusan

Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan cerita dari Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up