Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 10 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / ICW Kecam KPK Hentikan Dugaan Korupsi Blok Medan Diduga Libatkan Bobby Nasution 
Nasional

ICW Kecam KPK Hentikan Dugaan Korupsi Blok Medan Diduga Libatkan Bobby Nasution 

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 11, 2025 4:16 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Ilustrasi Gedung KPK
Foto: Istimewa
SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menghentikan penyidikan perkara yang menyeret nama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan istrinya Kahiyang Ayu, dalam kasus korupsi tambang nikel di Maluku Utara. Hal ini menuai kecaman dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

Peneliti ICW, Egi Primayogha menilai KPK tidak bertaji dalam menangani kasus korupsi yang diduga menyeret dinasti Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

ICW mengecam keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menghentikan penyidikan perkara yang menyeret nama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan istrinya, Kahiyang Ayu, dalam kasus korupsi tambang nikel di Maluku Utara,”

Egi dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (11/11/2025).

ICW dalam hal ini memberikan tiga catatan atas penghentian proses penyidikan tersebut. Pertama, dalam persidangan kasus suap izin usaha pertambangan (IUP) yang menjerat mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba (AGK), sejumlah kesaksian telah secara jelas mengungkap indikasi keterlibatan Bobby dan Kahiyang.

Anak dan menantu Jokowi diduga terkait dalam transaksi koruptif pengurusan konsesi tambang nikel di Halmahera Timur.

Kesaksian ini disampaikan oleh AGK hingga Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Suryanto Andili.

KPK memang telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap kasus AGK karena ia meninggal dunia. Tetapi seharusnya pengembangan kasus untuk dugaan korupsi di ‘Blok Medan’ tidak diberhentikan begitu saja,”

Egi.

Dia menilai, pengembangan kasus tidak seharusnya diberhentikan sebab hingga saat ini belum juga terungkap apakah terjadi perdagangan pengaruh atau bahkan suap-menyuap dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan antara Bobby dengan AGK.

Praktik tersebut diduga dilakukan untuk mengamankan jatah konsesi tambang untuk diberikan bagi perusahaan milik Kahiyang.

Petunjuk-petunjuk tersebut merupakan fakta hukum yang seharusnya dapat menjadi modal kuat bagi KPK untuk mengembangkan kasus dengan membuka penyelidikan baru, baik dengan meminta keterangan dari Bobby Nasution maupun Kahiyang Ayu sebagai saksi,”

Egi.

Kedua kata Egi, penerbitan SP3 mencerminkan ketidakberanian pimpinan KPK dalam mengungkap dugaan kasus korupsi yang mungkin melibatkan Jokowi dan Bobby. Penerbitan SP3 tersebut juga contoh nyata dari implikasi revisi UU KPK pada 2019. 

Sebab sebelumnya, KPK wajib mengusut tuntas kasus korupsi yang sudah masuk ke tingkat penyidikan karena tidak dibekali wewenang untuk SP3. Selain itu, status kelembagaannya yang tidak ada di bawah cabang eksekutif, serta komposisi penyidik yang tidak harus menjadi aparatur sipil negara, membuat lembaga ini lebih berani untuk menindak kasus-kasus korupsi yang melibatkan aktor politik kelas kakap,”

Egi.

Egi mengatakan, dari hasil pemantauan tren korupsi oleh ICW, KPK cenderung lebih mengendur dalam menindak aktor-aktor politik yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pasca revisi UU KPK di tahun 2019 disahkan. 

Sedangkan ketiga, dugaan kasus korupsi Blok Medan menunjukkan ada keterbatasan regulasi Indonesia dalam merespons sejumlah modus-modus korupsi yang telah berkembang.

Berkaca dari hal ini, penting bagi Indonesia untuk segera mengkriminalisasi trading in influence (perdagangan pengaruh), serta memperkuat legislasi terkait penelusuran pemilik manfaat atau beneficial owner yang kini masih berada di tingkat peraturan presiden. 

Dengan demikian, ke depan, celah hukum yang memungkinkan penyelenggara negara maupun pihak swasta melakukan penyalahgunaan kewenangan tanpa transaksi suap-menyuap langsung, seperti melalui manipulasi perizinan tambang, dapat dipersempit,”

Peneliti ICW.

Atas hal ini, ICW mendesak KPK agar membuka penyelidikan baru untuk menelaah dugaan keterlibatan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu dalam kasus korupsi di Maluku Utara.

Meski kasus AGK sudah di-SP3, tetapi sudah ada putusan pengadilan tingkat pertama yang menyatakan bahwa AGK secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi jual-beli izin tambang,”

Peneliti ICW, Egi.
Tag:ICWKorupsi Blok MedanKPK
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi
Internasional

PM Jepang Siap Lakukan Reformasi Besar

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan bahwa kemenangan luar biasa Partai Demokrat Liberal (LDP) dalam pemilihan umum terbaru menjadi landasan kuat bagi pemerintahannya untuk mendorong perubahan kebijakan strategis. Pada pemilu…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Deklarasi Board of Peace di Davos, Swiss. (Sumber: The White House)
Internasional

Trump Undang Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian, Prabowo Terbang ke Washington?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan akan menggelar pertemuan perdana negara-negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) pada Kamis, 19 Februari 2026 mendatang. Sejumlah negara anggota disebut telah…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read
Film Jangan Seperti Bapak
Hype

Zee Asadel Debut Action di ‘Jangan Seperti Bapak’, Sebulan Latihan Koreografi

Zee Asadel saat ini terlibat dalam film garapan Amazing Grace Production bekerja sama dengan Jayashree Movie Production dan EM Pictures berjudul Jangan Seperti Bapak. Zee mengaku untuk pertama kalinya adegan…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Nasional

Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien! Gus Ipul Ingatkan Ada UU

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan peserta Penerima Bantuan Iuran…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
17 jam lalu
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (tengah) memukul alat musik terbang gede didampingi (dari kiri) Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten
Nasional

Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

Catatan Hendry Ch Bangun(Forum Wartawan Kebangsaan) Presiden Republik Indonesia tidak hadir di…

Ivan OWRITE
By
Ivan
17 jam lalu
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (ketiga kiri) didampingi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (kedua kanan), Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat (kanan), Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir (kiri), dan Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi (kedua kiri) bersiap foto bersama pada Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Serang, Banten
Nasional

HPN 2026: Saat Pers Diuji Algoritma, AI, dan Disinformasi

Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bertema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Menteri…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
17 jam lalu
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Nasional

13,5 Juta PBI JKN Dinonaktifkan Tahun Lalu, Mensos Cuci Tangan: ‘Itu Urusan Pemda’

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up