Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Indonesia Sambut Resolusi DK PBB untuk Gaza
Nasional

Indonesia Sambut Resolusi DK PBB untuk Gaza

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 19, 2025 12:44 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Ilustrasi, Pasukan PBB
Foto: Dok Website PBB
SHARE

Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menekankan keberlanjutan gencatan senjata di Jalur Gaza dan percepatan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Daftar isi Konten
  • Pentingnya Peran Otoritas Palestina
  • Pasukan Stabilitas untuk Gaza
  • Jangan Sampai Salah Langkah
  • Gencatan Senjata dan Bantuan Kemanusiaan
  • Pentingnya Mandat PBB

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri RI melalui juru bicara Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa Indonesia mendorong seluruh pihak terkait, termasuk komunitas internasional, untuk memberikan dukungan nyata demi terwujudnya perdamaian jangka panjang di Palestina.

Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak dan masyarakat internasional untuk mendukung proses perdamaian ini, atas dasar kemanusiaan, guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung terlalu lama,”

Yvonne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Pentingnya Peran Otoritas Palestina

Yvonne menjelaskan bahwa resolusi baru DK PBB tersebut disusun untuk memastikan terciptanya stabilitas melalui serangkaian langkah kunci, mulai dari peningkatan kapasitas Otoritas Palestina, rekonstruksi Gaza, hingga pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) yang berada di bawah mandat langsung PBB.

Indonesia menilai bahwa keterlibatan penuh Otoritas Palestina dalam setiap tahap proses perdamaian adalah elemen krusial untuk mencapai solusi yang menyeluruh dan berkeadilan.

Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya kejelasan mandat PBB terhadap ISF, agar keberadaan pasukan tersebut benar-benar mendukung tercapainya solusi dua negara yang sesuai dengan hukum internasional.

Indonesia akan terus mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka dan berdaulat, termasuk melalui penguatan kapasitas serta bantuan kemanusiaan,”

Yvonne.

Pemerintah Indonesia meyakini bahwa implementasi penuh resolusi DK PBB ini bukan hanya menjadi langkah penting menuju penghentian konflik yang berlangsung selama puluhan tahun, tetapi juga menjadi jalan bagi rakyat Palestina untuk memperoleh hak-haknya sebagai negara merdeka.

Indonesia optimistis bahwa dukungan internasional terhadap resolusi ini dapat menciptakan stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah Timur Tengah.

Pasukan Stabilitas untuk Gaza

Resolusi DK PBB yang diadopsi pada Senin (17/11) tersebut disponsori oleh Amerika Serikat. Melalui resolusi itu, PBB memberi mandat pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang akan bertugas di Jalur Gaza selama dua tahun awal.

ISF akan menjalankan sejumlah misi penting, antara lain menjaga keamanan perbatasan Gaza, melindungi warga sipil, memastikan kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan, membantu pelatihan ulang kepolisian Palestina, dan mengawasi proses pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya.

Sebanyak 13 negara anggota DK PBB mendukung resolusi tersebut, sementara Rusia dan China memilih abstain.

Jangan Sampai Salah Langkah

Sementara itu Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) resmi mengadopsi resolusi penting yang diajukan Amerika Serikat terkait pembentukan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Jalur Gaza serta peluncuran Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Dalam pemungutan suara yang digelar pada Senin (17/11), sebanyak 13 negara anggota DK PBB memberikan dukungan, sementara Rusia dan China hanya memilih abstain tanpa mengeluarkan veto. Keputusan ini membuat resolusi tersebut otomatis disahkan.

Resolusi tersebut mendukung kerangka perdamaian yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada 29 September lalu.

Salah satu poin paling menonjol adalah pembentukan BoP sebagai pemerintahan transisi di Gaza, di mana Trump akan bertindak sebagai ketua dewan tersebut.

Gencatan Senjata dan Bantuan Kemanusiaan

Pemerintah Indonesia menyambut positif keputusan DK PBB tersebut. Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, Indonesia menegaskan bahwa seluruh pihak perlu memberikan dukungan nyata demi mendorong terciptanya perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak dan masyarakat internasional untuk mendukung proses perdamaian ini atas dasar kemanusiaan, agar konflik berkepanjangan dapat benar-benar diakhiri,”

Yvonne dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa.

Pentingnya Mandat PBB

Merespons resolusi tersebut, pengamat Politik Internasional Edwin Tambunan menegaskan bahwa pengiriman pasukan ke Gaza tidak boleh dilakukan tanpa mandat jelas dari PBB.

Mengirimkan pasukan tanpa mandat PBB sangat berisiko. Tidak ada payung hukum internasional yang melindungi, dan tidak ada jaminan keselamatan jika pasukan terjebak dalam konflik,”

Edwin kepada Owrite.id.

Ia menambahkan bahwa dalam situasi tanpa mandat global, satu-satunya perlindungan yang tersedia hanya berasal dari negara pengirim yang belum tentu konsisten atau dapat diandalkan dalam jangka panjang.

Satu-satunya yang dapat diandalkan adalah negara utama yang menggerakkan kehadiran pasukan tersebut. Itupun kalau komitmen dari negara tersebut dapat diandalkan,”

Edwin.
Tag:GazaGencatan SenjataResolusi DK PBB
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan terhadap tentara Prancis yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Sabtu…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
3 Min Read
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Internasional

Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran

Langkah militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Iran kini semakin agresif dan memasuki babak baru yang lebih luas. Mereka mengancam tak lagi terbatas beroperasi di Timur Tengah, dan coba…

By
Dusep
3 Min Read
Pasukan TNI UNIFIL di Libanon
Internasional

Lagi Pasukan UNIFIL Tewas di Lebanon, Kini Prancis jadi Korban dan Macron Murka

Seorang tentara asal Prancis dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah insiden saat menjalankan operasi pembukaan akses jalan di Lebanon selatan. Peristiwa ini terjadi ketika pasukan penjaga…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

LPSK merespons dugaan pelecehan seksual di FH UI.
Nasional

Korban Ketakutan Akibat Ancaman, LPSK Bergerak Cepat Tangani Dugaan TPKS di FH UI

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah cepat dalam merespons dugaan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
8 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kiri) didampingi juru bicara Husain Abdullah memberikan keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Nasional

Jusuf Kalla Blak-blakan ke Jokowi: Tunjukkan Saja Ijazah Aslinya, Biar Polemik Selesai

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa dirinya memberikan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
11 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. (Sumber: Instagram @jusufkalla)
Nasional

Ceramah di UGM Viral, JK: Saya Hanya Bicara Perdamaian

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, akhirnya memberikan penjelasan terkait…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
13 jam lalu
Deretan aplikasi media sosial (medsos). (Sumber: Unsplash/Piotr Cichosz)
Nasional

Kekerasan Seksual di Ruang Digital Tembus 2.000 Kasus, Banyak yang Tak Terungkap

Kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI)…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up