Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 14 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Bencana Belum Reda, Status Tanggap Darurat Aceh Diperpanjang hingga 8 Januari 2026
Nasional

Bencana Belum Reda, Status Tanggap Darurat Aceh Diperpanjang hingga 8 Januari 2026

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Desember 27, 2025 5:43 pm
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Warga melintasi kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh
Warga melintasi kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh ( ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc)
SHARE

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh kembali mengambil langkah antisipatif dengan memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama dua pekan ke depan.

Daftar isi Konten
  • Gubernur Minta Distribusi Logistik Dipercepat
  • Sebanyak 11 Daerah Masih Berstatus Darurat
  • Hampir 4.000 Desa Terdampak Bencana

Kebijakan ini berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, sekaligus menjadi perpanjangan kedua setelah sebelumnya status darurat telah diperpanjang dua minggu lalu.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melalui akun Instagram pribadinya.

Saya sebagai Gubernur Aceh, dengan ini menetapkan perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh tahun 2025 selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 26 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026,”

kata Mualem dalam unggahan Instagramnya @muzakirmanaf1964.
Tangkapan layar dari Instagram @muzakirmanaf1964.

Perpanjangan status darurat tersebut ditetapkan setelah Pemprov Aceh menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan menerima laporan analisis cepat dari pos komando tanggap darurat bencana Aceh.

Selain itu, keputusan ini juga merujuk pada hasil rapat virtual bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota terdampak pada 23 Desember 2025, serta kajian penanganan darurat yang dilakukan bersama Menko PMK Pratikno dan Kepala BNPB Suharyanto.

Gubernur Minta Distribusi Logistik Dipercepat

Dalam arahannya, Mualem menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta para pemangku kepentingan untuk mempercepat pendistribusian bantuan logistik kepada masyarakat terdampak, baik yang berada di pengungsian maupun di rumah-rumah warga hingga ke wilayah terpencil yang masih terisolasi.

Tangani, layani, lindungi, dan penuhi hak-hak dasar pengungsi sesuai standar hak asasi manusia (HAM),”

jelas Mualem.

Mualem juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan bagi korban bencana. Seluruh rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, hingga pos pelayanan kesehatan di wilayah terpencil diminta tetap aktif memberikan layanan.

Tak hanya itu, ia meminta agar proses belajar mengajar anak-anak terdampak bencana tetap dipersiapkan secara maksimal, termasuk penyediaan pakaian, sepatu, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Persiapkan pembangunan infrastruktur agar berjalan dengan baik,”

ujarnya.

Sebanyak 11 Daerah Masih Berstatus Darurat

Suasana pusat Kota Kuala Simpang yang luluh lantak akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh
Suasana pusat Kota Kuala Simpang yang luluh lantak akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh ( ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/app/YU)

Sebelumnya, BNPB mencatat bahwa 11 dari 18 kabupaten dan kota di Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat guna mengoptimalkan penanganan bencana.

Sebanyak 11 dari 18 kabupaten dan kota terdampak bencana di Aceh memperpanjang status tanggap darurat. Sedangkan tujuh kabupaten kota lainnya kini sudah beralih dari transisi darurat ke pemulihan,”

kata Suharyanto.

Daerah yang memperpanjang status darurat meliputi Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Nagan Raya, dan Kota Lhokseumawe.

Dari jumlah tersebut, tujuh kabupaten masuk kategori terdampak banjir parah.

Kabupaten yang parah tersebut yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Gayo Lues,”

ujar Suharyanto.

Hampir 4.000 Desa Terdampak Bencana

Warga melintas di dekat rumah yang hancur akibat bencana banjir bandang di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Aceh
Warga melintas di dekat rumah yang hancur akibat bencana banjir bandang di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Aceh ANTARA (FOTO/Irwansyah Putra/agr)

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mengungkapkan bahwa total wilayah terdampak bencana mencapai 3.978 desa di 225 kecamatan yang tersebar di 18 kabupaten/kota.

Kebutuhan mendesak korban bencana saat ini sudah beralih kepada non-pangan seperti tenda pengungsian, tandon dan air bersih, lampu emergency, bahan medis, peralatan dapur, dan lainnya,”

kata M. Nasir.

Ia menambahkan bahwa selama masa tanggap darurat, bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai 1.251,6 ton dari total 1.478,8 ton bantuan yang diterima.

Dengan adanya kabupaten kota yang sudah memasuki masa transisi, maka pemulihan segera dilakukan. Untuk tahap awal, kami mendorong perbaikan rumah rusak ringan dan sedang guna mengurangi angka pengungsian,”

ujarnya.
Tag:acehBanjirlongsorsumateraTanggap Darurat Bencana
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?
By Rahmat
Presiden Prabowo Subianto
5

BERITA LAINNYA

Monumen Nasional di Jakarta Pusat.
Nasional

MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota RI Selama Keppres Pemindahan IKN Belum Terbit

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta hingga saat ini masih sah berstatus…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
5 jam lalu
Syekh Ahmad Al Misry
Nasional

Polri Khawatir Ahmad Al Misry Lepas WNI, Proses Red Notice Terancam Mandek?

Polri mendapatkan informasi bahwa tersangka kasus pelecehan santri sekaligus pendakwah Syekh Ahmad…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
8 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
Nasional

Sindir Izin Investasi Lambat, Prabowo Perintahkan Mensesneg Bentuk Satgas Deregulasi

Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyak investor asing yang sulit ingin membuka usaha…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
9 jam lalu
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Nasional

Naikkan Gaji Hakim Nyaris 300 Persen, Prabowo Warning Keras Soal Putusan

Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan cerita dari Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up