Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ratusan Kasus Dibongkar Korupsi Tetap Subur, Pemberantasan Mandek di OTT
Nasional

Ratusan Kasus Dibongkar Korupsi Tetap Subur, Pemberantasan Mandek di OTT

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Januari 27, 2026 6:27 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
SHARE

Sepanjang tahun 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut 439 kasus korupsi, dengan 118 orang ditetapkan sebagai tersangka hingga akhir Desember 2025.

Meskipun demikian, perilaku korup dan tindakan korupsi seolah masih tetap tumbuh subur di Indonesia.

Pertanyaannya, apakah KPK sudah bersungguh-sungguh untuk memberantas korupsi?

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza, menilai kasus korupsi di Indonesia sudah sangat kronis.

Meski demikian, ia menilai KPK saat ini sudah bersungguh-sungguh memerantas korupsi. Hanya persoalannya, adalah KPK juga tidak mencoba untuk melakukan hal yang berupa pencegahan. 

KPK tidak berjuang untuk supaya mereka bisa tidak terkena korupsi,”

ujarnya kepada owrite baru-baru ini.

Efriza melihat, selama ini KPK tidak menerapkan sistem IDOLA, yakni Integritas, Dedikasi, Objektif, Loyalitas, dan Adil. Kemudian juga pola kerja Gatot Kaca Mesra, yang berarti gerak cepat (gercep), totalitas, komprehensif, adaptif, cerdas, amanah.

Sementara Mesra, yaitu sinergi bekerja sama secara harmonis, khususnya dengan unsur eksternal seperti PPATK (intelejen), BPK, dan BPKP (teliti/audit). 

Selain itu, juga harus ada sinergi dengan lima unsur yang disebutnya sebagai Pandawa Lima, yakni Arjuna, Yudhistira, Bima, Nakula, Sadewa. Yudhistira melambangkan kebijaksanaan dan keadilan. Bima melambangkan keberanian, kekuatan, dan keteguhan. Arjuna melambangkan kecerdikan dan keahlian. Nakula dan Sadewa melambangkan ketelitian, kejujuran, dan ketaatan.

Ini mana pergulirannya? Di mana nilai-nilai itu? Padahal KPK menciptakan sebuah akronim-akronim itu supaya menghasilkan para pemimpin yang terbaik, IDOLA misalnya. Tapi nyatanya apa? Mereka sebagai pemimpin tidak hadir di dalam hal untuk memberikan sejahteraan masyarakat. Dan ini artinya apa yang dilakukan sosialisasi oleh KPK tidak berjalan optimal,”

jelasnya.

Menurut Efriza, ada tiga hal untuk memperbaiki kinerja KPK tetap maksimal, yakni dengan pengawasan melalui manajemen, pengawasan melalui internal, dan pengawasan melalui eksternal.

Sayangnya tiga hal itu tidak berjalan maksimal, yang menyebabkan KPK kerap melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Dan permasalahan itu tidak akan pernah bisa selesai. Mau berapa banyak kasus yang diselesaikan OTT,  jangan-jangan seluruh bupati di Indonesia memang korupsi semua,”

katanya.

Efriza menambahkan, perlu adanya terobosan seperti diskresi dari kepala daerah yang mulai harus dibicarakan untuk dikurangi.

Jangan sampai kepala daerah menyentuh ke ruang pribadi, hingga terjadi tawar-menawar kekuasaan. 

Akhirnya terjadi regulasi pengaturan oleh sesuka hati dia, pengadaan barang sesuka hati dia, kemudian dalam hal sampai ke perangkat desa bisa diatur. Dan ini sangat berbahaya. Sistem hierarki kita ini akan berbahaya jika tidak ada ketegasan,”

tandasnya.
Tag:KorupsiKPKOTT
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Video Call Putin dan Xi Jinping. (Sumber: Instagram Vladimir Putin)
Internasional

Putin–Xi Jinping Video Call Serius 1 Jam Bahas Isu Global, Ini yang Dibicarakan…

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan video dengan Presiden China Xi Jinping pada Rabu, 4 Februari 2026. Komunikasi tingkat tinggi ini berlangsung di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil,…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read
Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu (Jokman), Andi Azwan. (Foto: owrite)
Nasional

Andi Azwan Nilai Isu Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sengaja Dipelihara Terkait Pemilu 2029

Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara Bersatu, Andi Azwan, menilai ada beberapa aspek yang menyebabkan isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir.  Aspek tersebut adalah,…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read
Dokumen istimewa
Nasional

Mengapa HPN 9 Februari

Tanggal 9 Februari 1946 yang menjadi dasar penetapan Hari Pers Nasional (HPN) melalui Keputusan Presiden no 5 tahun 1985, adalah sebuah peristiwa besar. Bukan hanya bagi pers nasional tapi juga…

By
Amin Suciady
10 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Donald trump
Nasional

Board of Peace Palestina, Indonesia Tak Wajib Bayar USD 1 Miliar

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Board of…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 menit lalu
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto
Nasional

DPR Ungkap Arah Revisi UU Migas, BUK Mengarah ke Pertamina

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengungkapkan bahwa parlemen tengah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 jam lalu
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang
Nasional

Komisi VIII DPR Soroti Keuangan Haji, Target BPKH 2025 Dipertanyakan

Komisi VIII DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua Dewan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 jam lalu
Bahan Peledak yang dipakai siswa SMPN 3 Sungai Raya Kalbar untuk meneror sekolahnya.
Nasional

Tragis, Korban Bullying Siswa SMP Kalbar Jadi Pelaku Teror Bom Molotov di Sekolahnya

Kasus pelajar terpapar paham radikalisme kembali terjadi. Kali ini melibatkan seorang siswa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up