Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • Spill
  • DPR
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kecam Kebijakan Luar Negeri, YLBHI Sebut Board of Peace Strategi Perdamaian Palsu
Nasional

Kecam Kebijakan Luar Negeri, YLBHI Sebut Board of Peace Strategi Perdamaian Palsu

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: Maret 6, 2026 4:05 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Amerika Serikat
Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Amerika Serikat (Foto: The White House)
SHARE

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama koalisi masyarakat sipil menyuarakan penolakan keras terhadap sejumlah kebijakan luar negeri di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

- Advertisement -

YLBHI menyoroti keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat, rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza, serta menyikapi agresi militer AS dan Israel terhadap Iran. BoP alih-alih mewujudkan perdamaian, justru berubah fungsi menjadi Board of War (Dewan Perang) yang melanggengkan kejahatan kemanusiaan.

Ketua Umum YLBHI Muhamad Isnur, berkata serangan koalisi AS dan Israel terhadap Iran merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Serangan Israel dan Amerika ke Iran adalah bagian dari Pelanggaran Hukum Internasional, juga bagian dari Kejahatan Kemanusiaan (Gross Violation of Human Rights). Serangan ini telah membunuh lebih dari 160 anak sekolah dengan para gurunya, membunuh pemimpin dan pejabat-pejabat negara yang sah, juga bagian dari melanggengkan tindakan genosida yang dilakukan kepada rakyat Palestina,”

kata Isnur, Kamis, 5 Maret 2026.  

Penolakan YLBHI bermula dari rilis petisi Koalisi Masyarakat Sipil pada 1 Maret 2026. Petisi tersebut mengkritik minimnya ruang partisipasi publik dalam keputusan krusial negara. YLBHI menilai, langkah Presiden Prabowo menyepakati berbagai kebijakan tersebut terindikasi melanggar konstitusi.

Berdasarkan Pasal 11 UUD 1945, pembuatan perjanjian internasional harus melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, pemerintah dianggap mengabaikan proses konsultasi tersebut.

Langkah ini dinilai telah menyeret Indonesia ke dalam pusaran imperialisme baru dan mengorbankan posisinya sebagai negara non-blok yang memegang teguh prinsip politik bebas-aktif sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

YLBHI menyoroti kemunafikan Board of Peace yang diklaim AS sebagai sarana perdamaian di Palestina. Kenyataannya, AS justru memotori agresi ke Iran di tengah perundingan nuklir akhir Februari 2026. Serangan tersebut merupakan kejahatan perang luar biasa yang menewaskan sekitar 1.000 orang di Teheran, termasuk warga sipil dan anak-anak.

Dukungan tersirat maupun keterlibatan Indonesia dalam kerangka kerja sama ini dinilai sangat mencoreng nama baik Indonesia, terlebih dalam kapasitasnya sebagai Presiden Dewan HAM PBB.

YLBHI memandang kegagalan bersikap tegas atas serangan ini membuktikan inkompetensi, sekaligus menjadi alasan mutlak mengapa Indonesia wajib segera menarik diri dari BoP.

YLBHI juga memperingatkan ketidaksiapan Indonesia dalam merespons imbas ekonomi dari eskalasi konflik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran akibat konflik ini telah mengancam ketahanan energi nasional.

Ketersediaan cadangan minyak Indonesia dilaporkan hanya cukup untuk 20 hari ke depan. Kondisi ini diperparah dengan tren penurunan nilai tukar rupiah yang berpotensi memicu lonjakan inflasi dan tekanan ekonomi berat dan diproyeksikan tekanan ini dapat berimplikasi langsung pada instabilitas kondisi sosial dan politik di dalam negeri.

Merespons rentetan krisis tersebut, YLBHI mendesak pemerintah dan DPR mengambil langkah strategis:

1. Evaluasi keanggotaan BoP: Pemerintah dan DPR dituntut segera mengevaluasi kesepakatan keterlibatan Indonesia dalam Piagam BoP serta perjanjian dagang (RTA) dengan AS yang dianggap menjebak RI dalam imperialisme.

2. Kembali ke politik Bebas-Aktif: Pemerintah didesak untuk mengembalikan arah diplomasi ke prinsip bebas-aktif yang selama puluhan tahun menjadi pedoman diplomasi Indonesia.

3. Tolak pengiriman TNI tanpa mandat PBB: YLBHI menolak tegas rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza jika tidak didasari oleh mandat resmi dari Dewan Keamanan PBB. Langkah gegabah diyakini hanya akan memperburuk stabilitas global dan mencoreng reputasi historis Indonesia sebagai pendukung utama kemerdekaan Palestina.

Tag:Board of PeaceDonald TrumpGazaHeadlinePalestinaYLBHI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
Ekonomi Bisnis

Cara Pemerintah RI Atasi Efek China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merespons, terkait China memangkas target pertumbuhan ekonomi 2026 ke level terendah dalam 30 tahun terakhir ke kisaran 4,5-5 persen. Pasalnya, China merupakan mitra dagang utama Indonesia…

By
Anisa Aulia
Dusep
4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (ketiga kanan) saat KTT Dewan Perdamaian (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat. (Sumber: Antara Foto/HO-Setpres/hma/wpa)
Nasional

Guru Besar Unpad Kecam Serangan Israel ke Iran, Minta Indonesia Tegas di Panggung Dunia

Sejumlah guru besar dan civitas akademika dari Universitas Padjadjaran menyampaikan pandangan kritis terkait dinamika geopolitik internasional yang dinilai turut menguji konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia. Situasi global yang memanas, khususnya…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
4 Min Read
Terdakwa kasus dugaan penghasutan, Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri), Syahdan Husein (kedua kanan) dan Khariq Anhar (kanan) bersiap menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/YU)
Hukum

Tidak Terbukti Bersalah Melakukan Penghasutan Demo, Pengadilan Putuskan Delpedro Cs Bebas

Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membebaskan Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen bersama staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar atas kasus penghasutan kerusuhan demonstrasi Agustus 2025. Ketua Majelis…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah
Nasional

Kata Kemlu Soal WNI Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Akibat Konflik Iran

Pemerintah Indonesia angkat suara terkait warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menunaikan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
46 menit lalu
Koordinator Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) Lita Anggraini (ketiga kiri) bersama Direktur Institut Sarinah Eva Kusuma Sundari (kiri) dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor (kedua kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Legislasi DPR di Kompleks Parlemen, Senayan
Nasional

RUU PPRT Mangkrak, Koalisi Tagih Janji DPR

Penantian selama 22 tahun untuk mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
54 menit lalu
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah
Nasional

Kemlu: Belum Ada Laporan WNI jadi Korban dalam Eskalasi di Iran

Pemerintah Indonesia memastikan hingga saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
1 jam lalu
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sambutan saat peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nasional

Medsos Sudah Tidak Sehat! Dasco Minta Kritik ke Pemerintah Bikin Solusi, Bukan Caci Maki

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad, mengajak seluruh…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up