Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Cara Pemerintah RI Atasi Efek China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026
Ekonomi Bisnis

Cara Pemerintah RI Atasi Efek China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 6, 2026 5:14 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
SHARE

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merespons, terkait China memangkas target pertumbuhan ekonomi 2026 ke level terendah dalam 30 tahun terakhir ke kisaran 4,5-5 persen. Pasalnya, China merupakan mitra dagang utama Indonesia dan salah satu penyumbang investasi terbesar.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan pemerintah mencermati secara serius atas keputusan pemerintah China tersebut.

Kami mencermati secara seksama atas keputusan Pemerintah Tiongkok terhadap perubahan target pertumbuhan pada kisaran 4,5 persen-5 persen sebagai target terendah dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut menjadi sinyal adanya transisi perekonomian global dan ketegangan geopolitik yang perlu diantisipasi secara adaptif,”

ujar Haryo saat dihubungi owrite Jumat, 6 Maret 2026.

Haryo menjelaskan, China merupakan salah satu negara tujuan ekspor komoditas utama RI seperti besi, nikel, dan sebagainya. Total ekspor non migas ke China mencapai US$5,27 miliar per Januari 2026.

Maka dengan dinamika yang sedang berkembang saat ini, Haryo mengatakan bahwa pemerintah RI akan melakukan diversifikasi pasar. Sehingga perdagangan global Indonesia tidak hanya bergantung pada satu negara. 

Kami sedang mempercepat proses penyelesaian perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa dan UK,”

jelasnya.

Adapun terkait investasi asing, Haryo mengatakan China konsisten menjadi penyumbang investasi terbesar dengan posisi kedua hingga ketiga.

Kami optimis pada komitmen yang sudah berjalan di sektor hilirisasi nikel dan ekosistem EV untuk tetap on track. Produk hilirisasi memiliki daya tawar yang lebih kuat dan pasar yang lebih luas di tingkat global,”

katanya.

Haryo mengaku, pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan investor China. Hal ini untuk memastikan proyek-proyek strategis nasional tetap berjalan, serta implementasi kerja sama Two Parks Twin Countries (TCTP) yang telah menjadi komitmen Indonesia-China.

Pemerintah akan terus memperbaiki iklim investasi salah satunya melalui Satgas P2SP yang telah berjalan untuk menarik investasi dari negara lain dan menjaga keseimbangan aliran modal masuk,”

imbuhnya.

Pertumbuhan Ekonomi RI Turun 

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan berdasarkan hitungan sensitivitas, setiap perlambatan 1 poin persentase pertumbuhan ekonomi China, maka akan mengurangi pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 0,10 poin persentase. Kemudian menekan neraca berjalan sekitar 0,07 persen terhadap PDB, dan menurunkan penerimaan negara sekitar Rp1,9 triliun. 

Artinya, bila pertumbuhan Tiongkok bergerak dari sekitar 5 persen ke 4,75 persen, dampak langsung ke pertumbuhan Indonesia sekitar 0,025 poin persentase, sedangkan bila turun ke 4,5 persen, dampaknya sekitar 0,05 poin persentase,”

katanya.

Namun Josua mengatakan, besarannya bisa lebih besar lagi jika perlambatan tersebut sekaligus menekan harga komoditas utama Indonesia. Tetapi bisa lebih kecil bila dorongan konsumsi domestik China tetap kuat.

Menurut Josua, penurunan target pertumbuhan ekonomi ini utamanya akan terasa lewat ekspor dan harga komoditas. Sebab, China masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia dengan nilai US$5,27 miliar atau 24,80 persen dari total ekspor nonmigas pada Januari 2026, dan juga tetap menjadi sumber impor non migas terbesar Indonesia.

Namun, dampaknya tidak harus sangat dalam karena arah kebijakan Tiongkok dalam rencana lima tahunnya tetap menekankan penguatan konsumsi domestik, investasi efektif, dan ketahanan ekonomi dalam negeri, sehingga perlambatan ini lebih cenderung menahan laju ekonomi Indonesia daripada langsung menimbulkan tekanan besar,”

imbuhnya.
Tag:chinaDiversifikasi pasareksporKemenko Perekonomianperlambatan ekonomiPertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
3
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
4
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

2 Perusahaan Cabut ke Vietnam, Airlangga Tak Khawatir Investor Lain Masih Masuk ke RI

Dua perusahaan asing asal Jepang berinisial PT J dan PT S akan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers stimulus pertumbuhan ekonomi semester II (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II-2026, Buat Apa?

Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp26,34 triliun di semester II-2026. Sebanyak delapan kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers stimulus pertumbuhan ekonomi semester II (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Beri Efek Negatif ke Ekonomi, Airlangga Minta Ini ke PLN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pemadaman listrik bergilir di berbagai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Meluas, Indef Kritik Kebijakan Batu Bara yang Tak Sinkron

Indef Green Transition Initiative (GTI) mengkritisi adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up