Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Wayan Sumarajaya menargetkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) pada periode libur Lebaran 2026.
Target tersebut itu mengacu pada kunjungan tahun 2025 lalu, yakni mencapai 400 ribu wisnus per hari.
Selama periode libur Lebaran, Bali menargetkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan nusantara, karena periode ini biasanya didominasi oleh pergerakan wisatawan domestik. Kami berharap momentum libur Lebaran dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target tersebut,”
ujar Sumarajaya kepada owrite, baru-baru ini.
Sumarajaya mengatakan menjelang libur Lebaran, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan.
Pihak Kadispar Bali melakukan kordinasi dengan stakeholder pariwisata, terutama instansi yang akan terjun langsung di lapangan, seperti pihak keamanan, instansi yang berkaitan dengan transportasi, hotel, restoran, dan pengelola destinasi wisata.
Selain itu, penguatan pengamanan dan kenyamanan wisatawan di destinasi wisata, pengaturan lalu lintas dan manajemen pengunjung di kawasan wisata populer, serta peningkatan kebersihan dan fasilitas destinasi wisata.
Tujuannya agar wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,”
ucapnya.
Dispar Bali pun mengimbau wisatawan membuat perencanaan perjalanan dengan baik, termasuk reservasi akomodasi dan transportasi.
Mematuhi aturan dan budaya lokal selama berada di Bali, menjaga kebersihan di destinasi wisata, serta engutamakan keselamatan selama berwisata,”
ujarnya.
Adapun destinasi yang biasanya menjadi favorit wisatawan saat liburan, mulai dari Ubud dengan wisata alam dan budaya, Kuta dan Seminyak dengan pantai dan hiburan, Nusa Dua dengan wisata resort mewah dan family friendly, Tanah Lot dengan wisata ikonik khas Bali, dan Uluwatu dengan wisata pantai serta sunsetnya yang memukau.
Destinasi tersebut masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,”
tutup Sumarajaya.


