Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) sedang menghimpun dokumen pendukung guna melengkapi laporan dugaan korupsi, penggelembungan harga, dan konflik kepentingan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya ini menindaklanjuti surat dari Korps Pengawasan Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang menyatakan laporan terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, belum memiliki bukti pendukung yang cukup.
Ketua Umum Baranusa Adi Kurniawan menyatakan pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut pada 6 Maret 2026 dan menyerahkan bukti awal berupa temuan insiden di lapangan.






