Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyoroti masih banyaknya jalan berlubang serta permasalahan di rest area yang belum tertangani secara optimal.
Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dengan keterbatasan anggaran, kita apresiasi tidak ada kejadian menonjol. Tapi keluhan soal jalan berlubang masih banyak, dan ini akibat lemahnya pembiayaan preservasi jalan,”
ujar Lasarus.
Menurut Lasarus, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan pemeliharaan jalan yang sudah ada dibandingkan membangun infrastruktur baru, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
Kalau kita belum mampu membangun baru, setidaknya kita harus mampu merawat yang lama. Itu standar minimum,”
tegasnya.
Evaluasi Pelaksanaan Mudik
Komisi V DPR RI juga mencatat sejumlah poin penting dari hasil pengawasan terhadap pelaksanaan mudik. Salah satu fokus utama adalah kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan.
Lasarus menekankan pentingnya pemeliharaan rutin serta perbaikan jalur utama maupun alternatif agar mampu menampung lonjakan kendaraan saat periode mudik.
Selain jalan, kualitas pelayanan di rest area juga menjadi perhatian serius. Lasarus menyebut persoalan ini terus berulang setiap tahun, mulai dari fasilitas hingga pengaturan arus kendaraan.
Apakah tahun ini masih ada masalah di rest area? Masih. Ini persoalan lama dan menyangkut pelayanan publik, jadi harus jadi perhatian serius,”
katanya.
Pelayanan Perlu Ditingkatkan
Meski pengelolaan rest area melibatkan pihak swasta atau pihak lain, pemerintah dinilai tetap harus meningkatkan pengawasan dan memastikan standar pelayanan yang baik bagi masyarakat.
Lasarus juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengelola arus mudik. Ia menilai koordinasi yang ada sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan dalam implementasi di lapangan.
Kalau kondisi jalan tidak baik, polisi akan kesulitan mengatur lalu lintas. Begitu juga Kementerian Perhubungan dalam mengelola arus mudik,”
jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas infrastruktur menjadi faktor utama dalam kelancaran arus mudik dan balik. Jalan yang baik akan mendukung mobilitas masyarakat secara optimal.
Lasarus mengibaratkan jalan sebagai bagian vital dalam sistem ekonomi. Ia menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan, tidak hanya saat Lebaran tetapi juga untuk momen besar lainnya seperti Natal dan Tahun Baru.
Jalan itu ibarat aliran darah. Kalau mengalir dengan baik, semuanya lancar. Kalau tidak, pasti bermasalah. Makanya jalan disebut urat nadi perekonomian,”
ujarnya.
Komisi V DPR RI mendorong Kementerian PU untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik secara berkelanjutan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.



