Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Fadli Zon dan Tragedi Mei 1998: Upaya Pejabat Manipulasi Fakta Sejarah
Nasional

Fadli Zon dan Tragedi Mei 1998: Upaya Pejabat Manipulasi Fakta Sejarah

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 7, 2026 6:22 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas, Daniel Winarta.
Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas, Daniel Winarta (Sumber: youtube yayasan LBH Indonesia)
SHARE

Sidang gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Menteri Kebudayaan Fadli Zon, ihwal pernyataannya yang menyangkal pemerkosaan massal pada Mei 1998 kini menunggu vonis. 

Pihak penggugat telah menyerahkan berkas kesimpulan sidang pada 2 April 2026, setelah menjalani persidangan selama enam bulan, sejak gugatan diajukan pada September 2025. 

Kuasa Hukum dari Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas Daniel Winarta menegaskan, upaya pejabat negara demi memanipulasi kebenaran sekarang tidak akan berhasil. 

Daniel menganalogikan situasi sekarang dengan novel distopia “1984” karya George Orwell, yakni ada institusi negara yang bertugas memanipulasi sejarah. 

Ironi, mungkin itu yang sedang terjadi di Indonesia. Ada beberapa pihak mencoba memanipulasi kebenaran, (dengan) memilih fakta yang akan disampaikan kepada publik,” 

ucap dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Mengapa? (Alih-alih) memanipulasi sejarah, mereka malah membuka ruang untuk kami menggugat, menyampaikan kebenaran sejarah,”

sambung dia. 

Selama persidangan, tim kuasa hukum menghadirkan bukti berupa 95 surat, 5 bukti elektronik, 4 ahli, dan 2 saksi fakta. Merujuk keterangan para ahli, laporan Tim Gabungan Pencari Fakta Tragedi Mei 1998 adalah dokumen resmi negara. 

TGPF dibentuk berdasar Surat Keputusan Bersama enam lembaga negara–Menteri Pertahanan Keamanan/Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Menhankam/Pangab), Menteri Kehakiman, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Negara Peranan Wanita, Jaksa Agung–pada 23 Juli 1998. Surat tersebut menjadi basis penyelidikan Komnas HAM. 

Dalam kasus kali ini, Fadli Zon dianggap menghalangi penyelidikan (obstruction of justice). 

Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan tidak memiliki (wewenang) mengatakan apakah ini benar atau tidak. Apalagi dengan meragukan data yang ada dalam laporan TGPF. Bagi kami, kami menekankan dia telah melakukan kebohongan dan telah melakukan obstruction of justice terhadap peradilan HAM,”

jelas Daniel. 

Fadli Zon dianggap telah melanggar berbagai peraturan perundang-undangan, yakni Undang-Undang HAM, Undang-Undang Pengadilan HAM, Undang-Undang Administrasi Pemerintahan, Undang-Undang Kementerian Negara, pengesahan kovenan anti kekerasan terhadap perempuan (CEDAW), asas umum pemerintahan yang baik seperti asas tidak menyalahgunakan kewenangan, asas kepastian hukum, kecermatan, ketidakberpihakan, perlindungan HAM. 

Sesuai Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, pernyataan pejabat merupakan tindakan administrasi yang dapat digugat. Daniel berujar, tindakan Fadli Zon sangat melampaui kewenangannya. 

Melalui gugatan tersebut, Koalisi ingin menyampaikan bahwa tidak ada pejabat yang berada di atas hukum. Semuanya harus tunduk pada prinsip-prinsip negara hukum dan HAM. 

Kami sampaikan juga kepada Fadli Zon, sedekat apa pun Anda dengan presiden, Anda tidak berada di atas hukum. Anda tetap harus tunduk pada hukum-hukum yang berlaku,”

tegas Daniel. 

Bersikukuh Nihil 

Fadli Zon menegaskan, hingga saat ini tidak ada bukti kuat yang dapat mendukung klaim pemerkosaan massal secara terstruktur, sistematis, dan masif. Dia mempertanyakan penggunaan istilah “massal” dalam tragedi tersebut.  

Harus ada fakta-fakta hukum, ada (kajian) akademik. Jadi, siapa korbannya, di mana tempatnya, mana kejadiannya. Waktu itu polisi menginvestigasi, harus ada data. Itu pendapat saya pribadi, ini tidak ada urusannya dengan sejarah dan boleh dalam demokrasi itu berbeda pendapat,” 

kata dia.
Tag:Daniel WinartaFadli zonKerusuhan Mei 1998Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitasmenteri kebudayaan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up