Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 3 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Saiful Mujani Sebut Prabowo Bias Konfirmasi: “Hanya Dengar yang Mau Didengar”
Nasional

Saiful Mujani Sebut Prabowo Bias Konfirmasi: “Hanya Dengar yang Mau Didengar”

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: April 16, 2026 6:39 pm
Adi Briantika
Dusep Malik
Share
Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Saiful Mujani.
Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Saiful Mujani. (Sumber: Owrite/Syasya)
SHARE

Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Saiful Mujani memaparkan dampak bila seorang presiden menutup diri terhadap masukan para ahli dan ilmuwan. 

Hal ini sebagai respons pernyataan Presiden Prabowo yang mewacanakan penertiban pengamat yang dianggap kerap berbeda pandangan dengan pemerintah. 

Kalau membuat kebijakan seharusnya berbasis sains, hasil riset dan sebagainya. Itu adanya pada kalangan ilmuwan, akademisi, dan teknokrat,”

kata Saiful kepada Owrite.id, Kamis, 16 April 2026. 

Ia menilai Prabowo memiliki kecenderungan bias konfirmasi dalam mengambil keputusan. Secara psikologis, Prabowo tampak tidak siap dan tidak cukup terbuka menerima pandangan yang berbeda dengan keyakinannya. 

Teknokrat kadang-kadang diminta datang ke Istana (untuk berikan pandangan), tapi Prabowo karena sudah punya sikap lebih dulu, dia hanya mau mendengar apa yang mau ia dengar,”

sambung Saiful. 

Keengganan presiden untuk mendengarkan pakar bakal berdampak terhadap arah perpolitikan dan kualitas kebijakan negara, lantaran tidak merujuk sains dan riset valid. Kebijakan yang diambil pun tidak tepat sasaran dan berisiko memperburuk kondisi bangsa.

Prabowo juga dianggap punya anggapan tertentu perihal benar dan salah, tapi pada dasarnya seorang presiden tidak perlu harus tahu semua hal, cukup hal besar alias tidak dituntut untuk mengetahui detail seluruh urusan negara secara teknis. 

Hal vital yang juga jadi sorotan ialah kemampuan merekrut orang-orang yang mumpuni dalam bidangnya. Pada titik inilah, Saiful menilai Prabowo telah gagal. Misalnya, Merekrut Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri. Seharusnya urusan itu diserahkan kepada diplomat atau orang karier yang bertahun-tahun menangani bidang tersebut. 

Merekrut orang yang kapabel dalam bidangnya (adalah) keharusan, tapi Prabowo tidak mampu melakukan itu. Dia merekrut kroni-kroninya, anak buahnya,”

ujar Saiful. 

Target ambisius pemerintah, misalnya 8 persen pertumbuhan ekonomi, juga dinilai tak realistis dengan cara kerja saat ini. Sebab, lanjut Saiful, kondisi utang saat ini naik, defisit anggaran turut naik. Hal itu dapat memperparah kondisi negara. 

Polemik ini bermula ketika Presiden Prabowo menegaskan bakal menertibkan pengamat yang dia anggap rugi di bawah pemerintahannya. Ia klaim pihak-pihak itu sama dengan koruptor yang merugikan negara, serta ia klaim memiliki data intelijen perihal pengamat menerima duit dari kelompok tertentu guna membiayai kegiatan mereka. 

Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rezeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor, ya, merasa rugi dengan pemerintah. Kami mau tertibkan,”

ujar dia dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.

Respons Prabowo itu setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan “ada pihak yang mengatakan ekonomi di Indonesia mengalami krisis”.

Pengamat-pengamat ada beberapa macam, menurut saya. Ada pengamat-pengamat yang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil, karena berbagai motivasi. Tapi menurut saya, sikap mereka itu sikap yang sempit, bukan patriotik,”

kata Prabowo.

Tag:makarmenertibkan pengamatpemakzulanprabowoPurbayaSaiful Mujani
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
4
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
By Anisa Aulia
Ilustrasi pajak
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Nasional

Ini Sejumlah Catatan Penting dan Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan, terkait alasan pencopotan Kepala Badan Gizi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Potret Nanik S. Deyang.
Nasional

Kena Reset! Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan

Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
Kepala BGN, Dadan Hindayana
Nasional

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Sekaligus!

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN).…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi Anggota Kepolisian
Nasional

DPR Bantah Isu Perluasan Kewenangan Polri, RUU Hanya Revisi 8-9 Pasal

Komisi III DPR RI membantah anggapan bahwa Revisi Undang-Undang (RUU) Polri akan…

Rika PangestiAmin Suciady
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up