Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Negara Lagi ‘Bokek’, Mendagri Larang Penambahan Honorer Sebut Bisa Jadi ‘Bom Waktu’
Nasional

Negara Lagi ‘Bokek’, Mendagri Larang Penambahan Honorer Sebut Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 8, 2026 7:46 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Palu, Sulawesi Tengah,
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/sgd)
SHARE

Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta kepada semua kepala daerah untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer baru. Sebab, beban belanja pegawai baru sudah melebihi batas.

Hal itu dikatakan Tito saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI membahas PPPK dan tenaga honorer, Senin, 8 Juni 2026.

Baca juga:
Beralih ke Ekonomi Maritim, Solusi APBN Bebas dari "Sandera" Subsidi… Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat berpendapat…
Hampir 4 Juta Anak 'Kabur' dari Kelas: Puan Desak Pemerintah… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti temuan 6.000 anak putus sekolah di…
Bawa Kabur Rp11 Miliar Lewat Honorer 'Gaib': DPR Colek Polisi… Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mempertanyakan keputusan kepolisian yang belum menahan…
  • Beralih ke Ekonomi Maritim, Solusi APBN Bebas dari "Sandera" Subsidi BBM?
  • Hampir 4 Juta Anak 'Kabur' dari Kelas: Puan Desak Pemerintah Susun Desain…
  • Bawa Kabur Rp11 Miliar Lewat Honorer 'Gaib': DPR Colek Polisi yang Belum…

Menurut Tito, dalam UU Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah memiliki beban belanja pegawai hanya 30 persen. Nyatanya, beban belanja tersebut sudah melebihi batas.

Untuk menekan beban belanja itu, opsi yang diajukan oleh Tito yakni mengurangi atau menahan pegawai honorer.

Artinya tidak ada rekrutmen baru apalagi tenaga honorer. Honorer sudah di moratorium mohon betul untuk seluruh kepala daerah harus tegas tidak ada tenaga honorer baru karena ini tenaga P3K dan lain-lain,”

ucap Tito di Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR.
JPPI Kritik Keras Aturan Baru Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir pada 2026

Tito kemudian memaparkan ada lima provinsi dengan anggaran belanja pegawai yang tertinggi, nomor satu ditempati DKI Jakarta senilai Rp 21 Triliun; lalu Jawa Timur Rp 8,9 triliun; Jawa Barat Rp 8,4 triliun; Jawa Tengah Rp 7,5 triliun; terakhir di Sulawesi Selatan Rp 4,1 triliun.

Sementara lima provinsi dengan belanja pegawai terendah diantaranya Sulawesi Barat Rp 704 miliar; Papua Tengah Rp 521 miliar; Papua Barat Rp 326 miliar, Papua Pegunungan Rp 308 miliar, dan Papua Selatan Rp 306 miliar.

Baca juga:
Sinyal 'Awas' Krisis Air di Jawa: Puan Sentil Pemerintah Jangan… Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera mengambil langkah darurat menyusul…
Sinyal Jinak Dana Judol: DPR Minta Pemerintah Waspada Modus Baru Meskipun perputaran dana judi online (judol) turun 20 persen pada 2025—penurunan pertama…
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Temui DPR, Bahas Tuntutan Bonus dan… Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara–PT Sinergi Gula Nusantara (SPBUN-SGN) menemui DPR RI untuk…
  • Sinyal 'Awas' Krisis Air di Jawa: Puan Sentil Pemerintah Jangan Biarkan Rakyat…
  • Sinyal Jinak Dana Judol: DPR Minta Pemerintah Waspada Modus Baru
  • Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Temui DPR, Bahas Tuntutan Bonus dan Remunerasi

Tito menambahkan, jika tenaga honorer itu terus menerus ditampung otomatis akan membenani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) lantaran harus dibiayai. Disatu sisi hal tersebut juga akan mejadi beban masing-masing kepala daerah.

Dengan segala hormat forum yang baik ini untuk kepala-kepala daerah, tolong jangan adalagi dulu penambahan honorer karena akan jadi beban belanja biaya pegawai dan jadi beban kepala daerah berikutnya, bom waktu,”

ucapnya.
P2G Sentil Prabowo soal Bahasa Prancis: Guru Kurang Ratusan Ribu, Pemerintah Malah Tambah Beban Baru

Singgung Pegawai Honorer Titipan

Mendagri juga mendapat informasi adanaya rekruitmen tenaga honorer yang tidak kompeten di bidangnya. Setelah diusut, orang tersebut direkrut lantaran titipan kepala daerah sebelumya atau bekas tim sukses.

Mungkin bawaan dari pejabat-pejabat sebelumnya kepala daerah, tim sukses, dimasukkan di sana datang jam 8 pulang jam 10 jadi beban,”

ujarnya.

Akibatnya tenaga honorer itu kerap meminta kepastian agar diangkat menjadi P3K atau menjadi PNS bahkan sampai-sampai menggelar demo agar diangkat bagian dari pemerintah.

Tag:APBNASNDPRhonorerMendagriMenteri Dalam NegriPemdaPNSTito Karnavian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel!
By Rahmat Baihaqi
Gedung KPK
1
Bisnis Gas Whip Pink Bisa Raup Cuan Rp5 Miliar Sebulan, Begini Modus Edar ke Klub Malam
By Rahmat Baihaqi
Ratusan tabung gas merek Whip Pink di dalam kardus.
2
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
By Syifa Fauziah
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
3
Timnas Indonesia Terbang ke Thailand dengan Pesawat Carter, Justin Hubner Kembali Absen?
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Ragnar Oratmangoen Kembali! Timnas Indonesia Dapat Tambahan Kekuatan Jelang Lawan Timor Leste
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pembangunan markas Batalyon Teritorial di hutan.
Nasional

Harus Senang atau Sedih: Kemhan Siap Sulap 961 Hektare Hutan Jadi Markas Batalyon Teritorial

Kementerian Pertahanan resmi menerima Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 jam lalu
Danau Toba di Sumatera Utara
Nasional

Air Danau Toba Susut 1 Cm per Hari, BMKG Lakukan Hal Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca di kawasan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Petugas memadamkan sisa api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

BMKG Fokus Cegah Karhutla di Enam Provinsi Saat El Nino Menguat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memfokuskan upaya pencegahan kebakaran hutan dan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalimantan Barat Daniel memaparkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat di Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD di Pontianak, Kalimantan Barat
Nasional

BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca Hadapi El Nino, Klaim Tingkatkan Curah Hujan hingga 40 Persen

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan operasi modifikasi cuaca sebagai upaya…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up