Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / KNRA Curhat ke DPR: Rapat Berkali-kali, Tapi Petani Masih Digusur dan Dikriminalisasi!
Nasional

KNRA Curhat ke DPR: Rapat Berkali-kali, Tapi Petani Masih Digusur dan Dikriminalisasi!

Hardani TriyogaRika Pangesti
Last updated: Juni 22, 2026 10:53 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) mencurahkan kegelisahannya di hadapan pimpinan DPR RI dan Panitia Khusus.
Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) mencurahkan kegelisahannya di hadapan pimpinan DPR RI dan Panitia Khusus. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
SHARE

Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) mencurahkan kegelisahannya di hadapan pimpinan DPR RI dan Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria.

Mereka mengaku heran karena berbagai rapat dan keputusan terkait penyelesaian konflik tanah sudah berkali-kali digelar. Namun, di lapangan petani dan masyarakat adat masih mengalami penggusuran, kriminalisasi hingga kekerasan.

Curhat itu disampaikan Ketua KNRA, Wahida Baharuddin, saat audiensi di Ruang Abdul Muis, Gedung DPR RI, komplek parlemen, Senayan, Senin, 22 Juni 2026.

Kemarin di Komisi II sempat rapat dan diputuskan HGU-nya dicabut. Tapi, di lapangan, intimidasi masih jalan terus. Ini yang membuat kami di Koalisi Nasional Reforma Agraria merasa heran,”

kata Wahida.
Baca juga:
Ramai Isu Jabatan Wamenhan! DPR Minta Publik Jangan Berspekulasi, Tunggu… Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono minta publik tidak berspekulasi…
Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga… Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyoroti dugaan perlakuan diskriminatif terhadap pasien BPJS…
Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, kemunculan kabinet bayangan yang…
  • Ramai Isu Jabatan Wamenhan! DPR Minta Publik Jangan Berspekulasi, Tunggu Keputusan Prabowo
  • Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga Negara Kelas…
  • Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR

Menurut dia, persoalan agraria jadi ironi di tengah besarnya agenda pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.

Sebab, petani dan masyarakat adat yang jadi tulang punggung program tersebut justru terus menjadi korban konflik lahan.

Hal pokok inilah yang kemudian terus-menerus melahirkan korban, baik itu korban kriminalisasi akibat konflik agraria, korban penggusuran, kekerasan, hingga pembakaran lahan dan pemukiman,”

ujarnya.

Wahida menyampaikan, KNRA sebenarnya sudah empat kali berkirim surat ke DPR RI dan Sekretariat Negara untuk melaporkan berbagai konflik agraria yang mereka dampingi.

Namun, baru kali ini mereka mendapat kesempatan menyampaikan langsung persoalan tersebut di hadapan pimpinan parlemen.

Kami sebenarnya sudah bersurat empat kali ke Pansus DPR RI dan juga ke Setneg agar kami bisa diterima untuk melaporkan konflik yang ada. Namun, baru hari inilah kami berkesempatan untuk diterima,”

katanya.
Usai Audiensi dengan DPR, Mahasiswa: Negara Ini Milik Rakyat Bukan Pemerintah!

Dalam audiensi itu, KNRA membawa perwakilan masyarakat adat dan petani dari Lampung, Jambi, Riau, Sumatera Selatan hingga Sulawesi Selatan.

Salah satu kasus yang disorot adalah konflik di Indragiri Hulu, Riau. KNRA menyebut dua petani masih ditahan setelah bentrokan yang dipicu aktivitas perusahaan di lahan yang dipersengketakan.

Di sini hadir dua orang istri dan anak dari petani yang dikriminalisasi, yang saat ini posisinya masih ditahan di Polres Indragiri Hulu,”

ujar Wahida.

KNRA juga menyinggung kasus di Lampung, di mana izin HGU PT Sugar Group Companies disebut telah dicabut, namun wilayah konflik justru dijadikan lokasi latihan Angkatan Udara.

Baca juga:
Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol… Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mengusulkan agar negara membayar iuran…
DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan… Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat kembali didorong agar tak berlarut-larut. Anggota…
DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN… Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid mendesak pemerintah segera memutuskan tambahan…
  • Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol hingga Petani…
  • DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan Sampai Ditabrak
  • DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN Terancam Tersendat

Sementara di Sulawesi Selatan, mereka mengaku sudah ada keputusan yang menyatakan sekitar 2.000 hektare lahan dikeluarkan dari HGU perusahaan. Namun, di lapangan wilayah tersebut masih tetap masuk ke dalam konsesi.

Melihat banyaknya persoalan yang belum tuntas, KNRA mendesak pemerintah mempercepat pembentukan Badan Nasional Reforma Agraria.

Ini adalah situasi darurat agraria karena kasusnya sangat banyak. Kami berharap badan ini nantinya bisa melahirkan rasa keadilan dan kepastian hukum yang nyata,”

kata Wahida.

Adapun Sekjen KNRA, Mawardi menilai penyelesaian konflik agraria selama ini berjalan lamban.

Ia mencontohkan usulan pelepasan kawasan hutan yang diajukan masyarakat selama bertahun-tahun, namun hanya sebagian kecil yang diakomodasi pemerintah.

Sementara, Tim Analis Konflik HGU KNRA, Mahyudin, menilai banyak persoalan agraria yang berpotensi memicu konflik sosial lebih besar jika tidak segera diselesaikan.

Ini adalah bom waktu yang berpotensi memicu pertumpahan darah jika tidak segera dicarikan solusi,”

ujarnya.

Tag:DPRkonflik agrariaKriminalisasipenggusuranpetani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Praperadilan Febrie Dimulai 18 Agustus, Pengacara Klaim Kantongi Sembilan Kejanggalan
By Rika Pangesti
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah petugas mengemas makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Aceh Barat, Aceh
Nasional

950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis dan Sanitasi Tak Layak

Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 950 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Anggota DPR RI Abdullah
Nasional

Kasus Yurizal Viral, DPR Desak Kemenkes Benahi Sistem Komunikasi Pelayanan Pasien

Kasus pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan yang viral di media sosial…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Nasional

Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tak selalu habis disantap anak-anak di…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid
Nasional

Orang Ditangkap soal Konten Pidato Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Blunder

Amnesty International Indonesia mengecam penangkapan dua orang warga di Jawa Barat yang…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up