Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / BMKG Ungkap Tiga Penyebab Gelombang Panas Ekstrem di Eropa yang Tewaskan Ribuan Orang
Nasional

BMKG Ungkap Tiga Penyebab Gelombang Panas Ekstrem di Eropa yang Tewaskan Ribuan Orang

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 8, 2026 3:37 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Ilustrasi cuaca ekstrem landa Eropa terutama Prancis.
Ilustrasi cuaca ekstrem landa Eropa terutama Prancis. (Foto: AI).
SHARE

Gelombang panas yang melanda wilayah Eropa beberapa waktu terakhir tentu mengkhawatirkan banyak orang. Pasalnya, fenomena itu menyebabkan ribuan orang meninggal dunia.

Daftar isi Konten
  • Blok Omega (Omega Block) dan Kubah Panas (Heat Dome)
  • Intrusi Udara Panas dari Gurun Sahara
  • Kontribusi Perubahan Iklim Global

Lantas apa sih faktor utama yang menyebabkan fenomen ini?

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena menjelaskan gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa beberapa minggu belakangan ini dipicu oleh kombinasi dari fenomena meteorologi spesifik di atmosfer dan diperparah secara signifikan oleh perubahan iklim global.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 17 Juli 2026: Seluruh Wilayah Cerah,… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 16 Juli 2026: Cerah Seharian, Suhu… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
Sering Terdengar Saat Cuaca Ekstrem, Apa Itu El Nino dan… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 26 Juni 2026 mengimbau seluruh…
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 17 Juli 2026: Seluruh Wilayah Cerah, Suhu Capai…
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 16 Juli 2026: Cerah Seharian, Suhu Tembus 36…
  • Sering Terdengar Saat Cuaca Ekstrem, Apa Itu El Nino dan La Nina?

Adapun faktor-faktor utama yang memicu kondisi ekstrem, antara lain:

Blok Omega (Omega Block) dan Kubah Panas (Heat Dome)

Faktor meteorologi terpenting saat ini adalah terbentuknya Blok Omega, sebuah pola sirkulasi udara di atmosfer yang menyerupai bentuk huruf Yunani Omega.

Sistem tekanan tinggi (antisiklon) yang sangat kuat dan stabil mengunci wilayah Eropa Barat hingga Tengah, diapit oleh dua sistem tekanan rendah di sisi barat dan timurnya.

Kondisi ini menciptakan kubah panas (heat dome). Tekanan tinggi tersebut terus menekan udara panas ke bawah, memerangkapnya di permukaan bumi, dan mencegah terbentuknya awan maupun angin sejuk yang bisa menurunkan suhu, atau yang dikenal dengan pemanasan secara adiabatik,”

ujar Ardhasena.
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir

Intrusi Udara Panas dari Gurun Sahara

Ardhasena menjelaskan sistem tekanan tinggi yang mandek tersebut menarik massa udara yang sangat panas dan kering langsung dari Gurun Sahara, Afrika Utara, lalu membawa ke wilayah Eropa (mulai dari Semenanjung Iberia, Prancis, Inggris, hingga ke wilayah Balkan).

Kontribusi Perubahan Iklim Global

Pola cuaca tekanan tinggi sebenarnya adalah hal biasa saat musim panas. Namun, yang membuat suhu melonjak drastis hingga menembus 40 derajat hingga 44 derajat Celcius di berbagai negara adalah juga kontribusi pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca.

Eropa saat ini tercatat sebagai benua yang mengalami pemanasan paling cepat di dunia. Pemanasan global ini menaikkan “suhu dasar” atmosfer, sehingga ketika fenomena cuaca seperti Blok Omega terjadi, suhu yang dihasilkan menjadi jauh lebih ekstrem dibandingkan beberapa dekade lalu,”

tambahnya.
Tag:BMKGCuaca  EkstremGelombang Panas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
1
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
2
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
3
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
4
Prabowo soal LNG Masela: Para Investor Harus Untung, Kita Malu Kalau Mitra Tidak Puas
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
5

BERITA LAINNYA

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (ketiga kiri) dan Presiden Direktur PT Weiming Nusantara Bali New Energy Ji Ke Ze (tengah) menunjukkan dokumen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik yang disaksikan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri), Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani (kiri), Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (kedua kanan), Chief Executive Officer Danantara Investment Management Pandu Patria Sjahrir (kanan) dan Gubernur Bali Wayan Koster (ketiga kanan) saat peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali di Denpasar, Bali, Rabu (8/7/2026).
Nasional

Transisi Energi Berkedok Sembunyi Data: ICW Desak PLN Buka Kontrak Jual-Beli Listrik

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak PT PLN (Persero) membuka dokumen Perjanjian Jual…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
4 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) menyapa warga usai meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).
Nasional

Prabowo Blak-blakan Indonesia Butuh Investor Demi Gaji Guru dan Tenaga Kesehatan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia membutuhkan investasi untuk memberikan ruang bagi pemerintah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
5 jam lalu
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
Nasional

Pertamax Ditinggal, Pertamina Ungkap Konsumsi Pertalite Tembus 80 Persen

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite meningkat sejak penyesuaian harga…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
5 jam lalu
Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). PT Pertamina Patra Niaga berupaya melakukan normalisasi antrean panjang dengan menambah jam operasional menjadi 24 jam dan menambah sebanyak 30 unit mobil tangki BBM untuk disalurkan ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/Yudi Mana)
Nasional

Pertamina Akui Panic Buying BBM di Sumatera, Antrean Mengular Dipicu Peralihan ke BBM Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga mengakui sempat terjadi aksi panic buying atau pembelian…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up