Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Jangan Anggap Sepele! Gelombang Panas Ekstrem Bisa Rusak Otak hingga Jantung dalam Hitungan Jam
Kesehatan

Jangan Anggap Sepele! Gelombang Panas Ekstrem Bisa Rusak Otak hingga Jantung dalam Hitungan Jam

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 7, 2026 12:44 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi negara di Eropa yang dilanda panas ekstrem.
Ilustrasi negara di Eropa yang dilanda panas ekstrem. (Foto: AI).
SHARE

Gelombang panas ekstrem di sejumlah negara Eropa yang menewaskan 1.300 orang tengah jadi sorotan luas. Gelombang panas itu jadi salah satu bencana iklim yang mematikan.

Epidemiolog dan peneliti Indonesia dari Universitas Griffith, Australia dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH menjelaskan mengenai bahaya dari gelombang panas esktrem seperti yang sudah terjadi di Eropa.

Dia menyebut bencana itu yang paling mematikan di dunia karena menyebabkan kematian lebih banyak dibandingkan banjir, badai, ataupun gempa bumi.

Yang perlu dipahami adalah panas tidak selalu membunuh secara langsung. Jadi, sebagian besar kematian terjadi karena panas memperberat penyakit yang sudah ada. Baik itu penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit paru,”

ujar Dicky kepada Owrite, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca juga:
Panas Ekstrem Mengintai Pekerja Lapangan, Heat Stress Bisa Berujung Heat… Epidemiolog sekaligus pakar Global Health Security dari Griffith University dan Universitas YARSI,…
Panas Makin Menyengat, Epidemiolog Ungkap Ancaman Heat Stress di Indonesia Cuaca panas ekstrem di Indonesia bukan lagi sekadar persoalan rasa gerah atau…
Panas Ekstrem Menggila, Warga Miskin Terancam Tak Bisa Berteduh Krisis iklim yang memicu panas ekstrem dan kekeringan mulai memberi dampak serius…
  • Panas Ekstrem Mengintai Pekerja Lapangan, Heat Stress Bisa Berujung Heat Stroke
  • Panas Makin Menyengat, Epidemiolog Ungkap Ancaman Heat Stress di Indonesia
  • Panas Ekstrem Menggila, Warga Miskin Terancam Tak Bisa Berteduh

Dicky menambahkan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebut penyebab utama kematian akibat panas esktrem di Eropa adalah heat stress.

Dia mengatakan dalam empat tahun terakhir, ada sekitar 200 ribu kematian di Eropa dikaitkan dengan gelombang panas.

Karena sekali lagi gelombang panas yang saat ini melanda Eropa menunjukkan bahwa perubahan iklim sudah mengubah cuaca ekstrim menjadi ancaman kesehatan masyarakat. Jadi, ini bukan sekedar fenomena meteorologi,”

jelas Dicky.

Lebih lanjut, dia mengatakan tubuh manusia itu mempertahankan suhu intinya di kisaran 36,5 derajat Celcius sampai 37,5 derajat Celcius. Pun, saat suhu lingkungan sangat tinggi terutama kelembapannya tinggi, mekanisme pendinginan tubuh melalui keringat itu jadi tidak efektif.

Benarkah RI Aman dari Gelombang Panas Eropa? Begini Penjelasan Ahli IPB

Kondisi itu berimbas yang memunculkan beberapa proses yang berbahaya dengan terjadinya bersamaan. Pertama, adanya peningkatan suhu inti tubuh, hipertermia. Kedua, kehilangan cairan dan elektrolit.

Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah, gangguan fungsi jantung dan juga aliran darah ke otak.

Sehingga terjadi kerusakan sel akibat responsnya dari inflamasi sistemik ini. Dan ini yang akan berujung pada kegagalan banyak organ, multi organ,”

ujar Dicky.

Dicky mengatakan pada heat stroke, suhu inti tubuh itu bisa melebihi 40 derajat Celcius. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan otak, hati, ginjal, jantung bahkan dalam hitungan menit hingga jam.

Dia menekankan kondisi heat stroke sebagai kondisi gawat darurat medis dengan angka kematian yang sangat tinggi.

Baca juga:
Mengenal Aurora: "Dansa" Cahaya Antariksa Penghias Langit Malam Kutub Bumi Aurora merupakan salah satu fenomena alam paling menakjubkan yang dapat disaksikan di…
Jepang Ciptakan 'Kulkas Manusia', Masuk 10 Menit Diklaim Bantu Turunkan… Bayangkan bisa masuk ke dalam sebuah "kulkas" untuk mendinginkan seluruh tubuh saat…
Kematian Misterius Eks Pegawai Jampidsus Didalami, Polisi Buka Peluang Ekshumasi Polisi mendalami kasus kematian Sutrimo alias S yang diduga Kepala Rumah Tangga…
  • Mengenal Aurora: "Dansa" Cahaya Antariksa Penghias Langit Malam Kutub Bumi
  • Jepang Ciptakan 'Kulkas Manusia', Masuk 10 Menit Diklaim Bantu Turunkan Suhu Tubuh
  • Kematian Misterius Eks Pegawai Jampidsus Didalami, Polisi Buka Peluang Ekshumasi

Menurut dia, kelompok yang paling rentan mengalami dampak kesehatan akibat cuaca ekstrem panas adalah lansia usia di atas 65 tahun. Sebab, kemampuannya mengatur suhu tubuh sudah menurun atau terganggu. Selanjutnya, ada bayi dan balita karena sistem termoregulasinya belum matang.

Kemudian, ibu hamil yang memiliki kebutuhan metabolik lebih tinggi, penderita penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, penyakit ginjal atau penyakit jantung.

Lalu, penyandang disabilitas karena punya keterbatasan. Begitu pun dengan gangguan mental atau demensia. Selain itu, pekerja luar ruangan seperti petani, nelayan, kurir polisi di jalanan, pekerja konstruksi, hingga masyarakat miskin yang tinggal di rumah tanpa ventilasi.

Jadi, banyak korban ini yang masuk kategori terakhir tadi. Yang tinggal sendirian atau hidup di rumah sendirian. Tidak mampu dia menjaga suhu tubuhnya atau menjaga supaya dia tetap cukup minum air dan lain sebagainya,”

ujarnya.

Tag:EpidemiologeropaGelombang PanasKematianPanas Ekstrem
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
2
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi wanita cek kehamilan dengan alat test pack.
Kesehatan

Punya Kista Endometriosis Bukan Berarti Mandul, Dokter Ungkap Peluang Hamilnya

Kista endometriosis jadi salah satu kondisi yang kerap dikhawatirkan perempuan terutama bagi…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Warga mengamati kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati permukiman di Komplek Arwana Indah, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Kesehatan

Paparan Asap Kebakaran Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Penjelasannya

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) berkonsultasi dengan dokter di Puskesmas Bukit Hindu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Kesehatan

Asap Karhutla Jadi Ancaman Kesehatan, Kasus ISPA Melonjak hingga 78 Persen

Lebih dari tiga juta warga di 37 kabupaten/kota terpapar langsung kabut asap…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Siswa berjalan di halaman sekolah sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 4 Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026).
Kesehatan

3 Juta Paru-Paru Terancam “Partikel Gaib” PM2,5: Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla Kenakan Masker

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up