Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) RI, Mugiyanto mengungkap proses harmonisasi revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) masih menghadapi kendala. Salah satunya adalah belum sepakatnya di antara lembaga nasional HAM (LN HAM).
Mugiyanto mengatakan, hambatan ini membuat pembahasan di tingkat pemerintah berjalan lebih rumit. Sehingga, kini pemerintah berupaya mencari titik temu agar revisi UU HAM dapat segera dirampungkan dan berharap LN HAM dapat menyamakan pandangan sebelum draf diserahkan ke DPR.
Hari ini teman-teman LN HAM sudah bertemu, KND, KPAI, sama Komnas Perempuan. Mudah-mudahan ada kesepakatan di antara mereka. Karena tantangan pemerintah, tantangan kami di proses harmonisasi, itu karena LN HAM ini tidak satu suara. Mereka itu agak merepotkan,”
kata Mugiyanto di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Pemerintah Ingin Satukan Aturan Lembaga HAM

Ia menjelaskan, pemerintah semula ingin mengatur seluruh lembaga nasional HAM dalam revisi UU HAM, yakni Komnas HAM, Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Komisi Nasional Disabilitas (KND). Namun, perbedaan pandangan antarlembaga membuat pembahasan substansi belum menemukan titik temu.






