Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Prabowo Targetkan Gunung Sampah Hilang Akhir 2027, Kepala Daerah Diminta Turun Tangan

Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia tuntas paling lambat pada akhir tahun 2027.Ia meminta gubernur, bupati, wali kota hingga aparat TNI-Polri turun langsung mengawasi kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi gunungan sampah di berbagai daerah.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) menyampaikan pidato saat peresmian hasil program revitalisasi Cagar Budaya Nasional di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Revitalisasi tersebut menjadi tahap awal rencana besar PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengembalikan bangunan Stasiun Semarang Tawang ke bentuk aslinya yang dirancang oleh arsitek Belanda Sloth-Blaauboer dan dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1911 sebelum diresmikan pada 1914. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) menyampaikan pidato saat peresmian hasil program revitalisasi Cagar Budaya Nasional di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Revitalisasi tersebut menjadi tahap awal rencana besar PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengembalikan bangunan Stasiun Semarang Tawang ke bentuk aslinya yang dirancang oleh arsitek Belanda Sloth-Blaauboer dan dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1911 sebelum diresmikan pada 1914. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia tuntas paling lambat pada akhir tahun 2027.

Ia meminta gubernur, bupati, wali kota hingga aparat TNI-Polri turun langsung mengawasi kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi gunungan sampah di berbagai daerah.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan penyaluran KUR Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

Iklan

Insya Allah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan membuat perubahan yang drastis. Saya minta pada akhir tahun 2027 persoalan sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak boleh ada lagi gunung-gunung sampah. Ini memang pekerjaan berat, tetapi harus kita lakukan,”

ucap Prabowo.

Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya menyangkut kebersihan, tetapi juga menyangkut citra bangsa, kesehatan masyarakat, hingga daya saing sektor pariwisata.

Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah. Selain tidak sehat, kondisi itu juga tidak baik bagi harga diri bangsa,”

ujarnya.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh kepala daerah aktif turun ke lapangan untuk memastikan lingkungan tetap bersih. Bahkan, ia meminta jajaran TNI dan Polri ikut mengawasi kondisi sungai dan kawasan permukiman.

Gubernur yang hebat, bupati yang hebat, wali kota yang hebat, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres, hingga Kapolsek harus setiap hari mengecek sungai dan lingkungan,”

ujarnya.

Prabowo juga meminta para pemimpin tidak hanya bekerja dari balik meja.

Minimal satu jam sehari berkeliling. Pemimpin harus berada di depan dan bersama rakyat,”

tegasnya.

Ia bahkan menginstruksikan agar pemilik rumah, toko, maupun bangunan yang tidak menjaga kebersihan ditegur.

Jika tetap mengabaikan kebersihan setelah diperingatkan berulang kali, Prabowo meminta tim gabungan turun tangan.

Kalau berkali-kali ditegur tidak mau berubah, panggil tim gabungan. Kejaksaan dan Polri bekerja bersama. Saya serius. Kebersihan adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang jorok,”

ujarnya.

Untuk mendorong persaingan antardaerah, Prabowo mengungkapkan pemerintah akan menyiapkan insentif bagi kota-kota paling bersih.

Menurutnya, penghargaan tidak cukup hanya berupa piala, tetapi juga dukungan anggaran untuk memperkuat sarana kebersihan.

Kita buat lomba Kota Terbersih. Kota-kota terbaik akan memperoleh insentif, misalnya Rp20 miliar untuk lima kota terbaik, kemudian Rp10 miliar untuk kota-kota berikutnya. Lebih baik kita berikan penghargaan seperti itu daripada hanya memberikan piala,”

kata Prabowo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal