Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penutupan dilakukan terhadap dapur yang dinilai tidak mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan sebanyak 800 SPPG telah ditutup sebelumnya, kemudian 500 SPPG kembali ditutup dalam beberapa hari terakhir. Dengan demikian, total terdapat 1.300 SPPG yang ditutup selama sekitar tiga minggu masa kepemimpinannya.
Ya kalau nggak bisa diperbaiki, kita tutup permanen. Jadi sudah saya sudah menutup mungkin 800 tambah kemarin saya sudah menutup 500, jadi sudah 1.300 saya tutup selama tiga minggu saya jadi kepala,”
kata Sudaryono di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa, 18 Agustus 2026.
Sudaryono menegaskan penertiban tersebut tidak akan membedakan siapa pihak yang mengelola SPPG.







