Operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di kawasan Anak Gunung Krakatau memasuki hari ketujuh. Tim SAR gabungan masih menggencarkan pencarian rombongan di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan tim SAR gabungan akan mengoptimalkan pencarian dan perluasan sektor di perairan Selat Sunda.

Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor, serta melibatkan unsur laut, udara, dan darat,”

kata Amrad dalam keterangannya, Senin, 14 September 2026.

Operasi SAR dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Ada tujuh area yang jadi target pencarian korban yakni sektor X seluas 831 NM², sektor Z seluas 512 NM², sektor V seluas 1.182 NM², sektor W seluas 1.167 NM², sektor U seluas 481 NM², sektor Y seluas 413 NM², serta sektor H seluas 2.063 NM².

Untuk pencarian laut dikerahkan armada yang tediri dari KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KRI Leuser, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Lepu, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, serta sejumlah kapal patroli lainnya.

Sementara, untuk pencarian via udara melibatkan helikopter HR 3604 serta dua unit drone thermal Basarnas. Operasi SAR melibatkan personel Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan berbagai potensi SAR lainnya.

Amrad pun mengimbau agar seluruh personel yang terlibat tetap bisa memperhatikan faktor alam dan cuaca selama operasi pencarian.

Kami mengimbau seluruh unsur SAR Gabungan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan pencarian,”

ujar Amrad.

Lima jurnalis bersama tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026. Lima jurnalis itu hendak melakukan peliputan erupsi Anak Gunung Krakatau sejak Selasa, 8 September 2026.

Adapun identitas korban yang masih dalam pencarian adalah:

Warta (55 tahun), kapten kapal.
Surakman (60), ABK.
Heriyanto (49), guide.

M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara.
Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka.
Yudhis, jurnalis iNews.
Daus (42 tahun), jurnalis Anadolu.
Donal, jurnalis freelance.

Sebelumnya tim gabungan terus berupaya dalam pencarian para jurnalis yang hilang kontak. Tim gabungan sempat menemukan satu objek jerigen minyak biru saat operasi pencarian pada Sabtu, 12 September 2026.

Meski demikian, jerigen itu belum bisa dipastikan terkait atau tidak dengan speedboat yang ditumpangi rombongan jurnalis yang hilang kontak. Hasil temuan bakal dilakukan identifikasi petugas.