Sejumlah perairan Indonesia perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi pada periode 16–19 September 2026.
Prakirawan Cuaca Maritim BMKG Mia Vadimi mengatakan kondisi paling menonjol terdapat di Selat Malaka bagian utara hingga wilayah Samudra Hindia dari barat Aceh sampai selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Data BMKG menunjukkan kondisi yang paling menonjol untuk periode 16 September hingga 19 September 2026 berada di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Samudra Hindia selatan NTT dengan potensi ketinggian gelombang 2,5–4,0 meter,”
kata Mia kepada Owrite, Rabu 16 September 2026.
Potensi gelombang 2,5–4 meter tersebut masuk dalam kategori tinggi. Kondisi ini berbeda dengan sejumlah perairan lainnya yang diprakirakan mengalami gelombang kategori sedang dengan tinggi 1,25–2 meter.






