Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 10 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda
Nasional

Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: September 10, 2026 10:36 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
56 menit lalu
Share
Papan zona aman Tsunami bila terjadi gempa bumi. (Sumber: Unsplash/Bernard Hermant)
Papan zona aman Tsunami bila terjadi gempa bumi. (Sumber: Unsplash/Bernard Hermant)
SHARE

BMKG mengerahkan sekitar 20 sensor untuk memantau tinggi muka air laut di kawasan Selat Sunda setelah Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. 

Daftar isi Konten
  • BMKG Pantau Sensor Muka Air Laut
  • Pantau dengan HF Radar

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani mengatakan langkah ini dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin perubahan muka air laut yang berpotensi menjadi indikator tsunami. Pemantauan tinggi muka air laut menjadi salah satu fokus BMKG dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Karena ini merupakan tsunami atau tsunami yang dihasilkan dari erupsi gunung ini bukan berupa tsunami dari aktivitas tektonik, maka yang dapat dilakukan adalah dengan meletakkan beberapa tide gauge di beberapa lokasi, sekitar 20 lokasi di sekitar Selat Sunda,”

kata Ida dalam diskusi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 10 September 2026. 

Pemantauan tersebut menjadi penting karena aktivitas Gunung Anak Krakatau memiliki catatan pernah memicu tsunami di Selat Sunda. Peristiwa tersebut membuat perubahan tinggi muka air laut di sekitar kawasan gunung menjadi salah satu parameter yang harus terus diawasi ketika terjadi erupsi.

Baca juga:
Tim SAR Temukan Life Jacket dan Pelampung, Petunjuk Baru Pencarian… Basarnas menyatakan masih harus mengidentifikasi terlebih dahulu setelah menemukan life jacket dan…
Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke… Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar hingga ketinggian 50.000…
BMKG Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Kenaikan Gelombang, Potensi… BMKG memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak memicu kenaikan tinggi gelombang yang…
  • Tim SAR Temukan Life Jacket dan Pelampung, Petunjuk Baru Pencarian 8 Orang…
  • Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke Barat dan…
  • BMKG Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Kenaikan Gelombang, Potensi Tsunami Dipantau…

BMKG Pantau Sensor Muka Air Laut

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat rangkaian letusan yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat rangkaian letusan yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr)

Ida menjelaskan BMKG memantau sejumlah sensor muka air laut yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau. 

Sensor yang berada di lokasi terdekat menjadi perhatian khusus untuk melihat ada atau tidaknya perubahan tinggi gelombang secara signifikan.

Nah, ini dimonitor terus, paling tidak ada empat yang terdekat ini dimonitor ketinggian gelombangnya, maka ketika terjadi ketinggian gelombang signifikan, maka di situlah BMKG memberikan alarm,”

ujarnya.

Artinya, pemantauan tidak dilakukan hanya setelah ada laporan perubahan kondisi laut. Sistem tersebut dijalankan terus untuk menangkap perubahan yang terjadi sedini mungkin setelah aktivitas erupsi.

Berdasarkan hasil pemantauan ketika erupsi terjadi, BMKG tidak menemukan adanya kenaikan tinggi gelombang yang signifikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa erupsi saat itu tidak memicu tsunami.

Nah kalau kita lihat dari situ, itu tidak terlihat pada saat awal-awal itu tidak terlihat adanya peningkatan tinggi gelombang. Padahal sekarang ini juga masih tetap kita pantau,”

kata Ida.

Pantau dengan HF Radar

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani di Gedung MPR/DPR. (Sumber: Owrite/Rika Pangesti)
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani di Gedung MPR/DPR. (Sumber: Owrite/Rika Pangesti)

Selain menggunakan tide gauge, BMKG mengaktifkan High-Frequency Radar atau HF Radar yang terpasang di Carita dan Tanjung Lesung. Perangkat ini digunakan untuk memantau aktivitas laut, termasuk arus dan ketinggian gelombang.

Ida mengatakan hasil pemantauan HF Radar juga tidak menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas laut saat erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi.

BMKG melihat bahwa pada saat terjadinya erupsi tidak ada peningkatan signifikan terhadap aktivitas laut berupa ketinggian gelombang maupun arus laut,”

ujarnya.

Pemantauan juga dilakukan melalui pemodelan kondisi laut untuk melihat kemungkinan perubahan tinggi gelombang dalam beberapa hari setelah erupsi. 

Hasil pemodelan BMKG pada 9 hingga 14 September menunjukkan tidak adanya kenaikan gelombang yang disebabkan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Dan kalau kita lihat di sini ketinggian gelombang akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak terlihat,”

kata Ida.

Menurut Ida, perubahan gelombang yang muncul dalam pemodelan lebih berkaitan dengan fenomena laut secara global, bukan dampak lokal dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Jadi kalau kita lihat di sini bahwa dampak terhadap ketinggian gelombang atau peningkatan tinggi gelombang tidak dihasilkan oleh Gunung Anak Krakatau selama beberapa hari ke depan,”

ujarnya.
Baca juga:
BMKG Ungkap Cuaca Saat 5 Pewarta Foto Hilang Kontak di… BMKG mengungkap kondisi cuaca saat lima pewarta foto dilaporkan hilang kontak saat…
Basarnas Cari 5 Jurnalis Hilang, Sisir Perairan Krakatau dari Langit Basarnas mengerahkan unit helikopter untuk menunjang pencarian lima jurnalis yang hilang kontak…
Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, AJI Minta Pencarian Tak… Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mendesak seluruh otoritas terkait untuk mengerahkan seluruh…
  • BMKG Ungkap Cuaca Saat 5 Pewarta Foto Hilang Kontak di Selat Sunda
  • Basarnas Cari 5 Jurnalis Hilang, Sisir Perairan Krakatau dari Langit
  • Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, AJI Minta Pencarian Tak Kendur
Tag:BMKGErupsiGunung Anak KrakatauSelat SundaTsunami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.
Nasional

50 Juta Warga Bakal Akses Portal Bansos, Pemerintah Uji Sistem Agar Tak Tumbang

Pemerintah menyiapkan pengujian ketahanan sistem sebelum portal digitalisasi bantuan sosial (bansos) diterapkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Salah satu temuan life jacket saat operasi pencarian lima jurnalis fotografer di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten. (Sumber: Basarnas)
Nasional

Tim SAR Temukan Life Jacket dan Pelampung, Petunjuk Baru Pencarian 8 Orang Hilang

Basarnas menyatakan masih harus mengidentifikasi terlebih dahulu setelah menemukan life jacket dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
2 jam lalu
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani di Gedung MPR/DPR. (Sumber: Owrite/Rika Pangesti)
Nasional

BMKG Ungkap Cuaca Saat 5 Pewarta Foto Hilang Kontak di Selat Sunda

BMKG mengungkap kondisi cuaca saat lima pewarta foto dilaporkan hilang kontak saat…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Paparan BMKG Soal Erupsi Anak Gunung Krakatau. (Sumber: Owrite/Rika Pangesti)
Nasional

Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke Barat dan Timur

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar hingga ketinggian 50.000…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up