Masyarakat yang berencana menggunakan kapal dalam beberapa hari ke depan diminta memperhatikan informasi cuaca dan gelombang sebelum melakukan perjalanan.

BMKG menyebut kondisi angin di sejumlah perairan Indonesia berpotensi meningkat dan berdampak pada ketinggian gelombang.

Prakirawan Cuaca Maritim BMKG Mia Utami mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah informasi yang disediakan BMKG sebagai pertimbangan sebelum melakukan pelayaran.

Dari parameter cuaca, BMKG menyediakan informasi cuaca maritim, peringatan gelombang tinggi, prakiraan jalur penyeberangan, prakiraan pelabuhan, dan prospek gelombang 7 hari,”

kata Mia, Rabu 16 September 2026.

Informasi tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui kondisi perairan sebelum menentukan rencana perjalanan menggunakan kapal.

Informasi tersebut bisa diakses dan dijadikan salah satu pertimbangan dalam merencanakan pelayaran,”

ujarnya.

Penundaan Pelayaran

Mia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan dan pihak operator maupun otoritas telah mengeluarkan keputusan penundaan pelayaran.

Jangan memaksakan keberangkatan apabila operator/pihak berwenang menyatakan pelayaran ditunda karena kondisi cuaca,”

tegasnya.

Sementara itu, kondisi perairan Indonesia dalam beberapa hari ke depan dipengaruhi musim angin timuran. Menurut Mia, kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah perairan.

Perairan Indonesia saat ini memasuki musim angin timuran, dimana pada musim ini kondisi angin di beberapa wilayah perairan mengalami peningkatan kecepatan angin hingga mencapai kategori kencang pada yaitu pada kisaran 8 hingga 25 sehingga mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang,”

jelasnya.

Berdasarkan prediksi cuaca maritim untuk sepekan ke depan, angin di sebagian besar wilayah perairan Indonesia diprakirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot.

Sedangkan untuk kondisi tinggi gelombang diprakirakan dapat mencapai ketinggian sekitar 1,0–2,5 meter, khususnya di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, dapat mencapai 3,0 meter,”

kata Mia.

Karena itu, masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah pesisir maupun laut diminta terus memperbarui informasi mengenai kondisi cuaca maritim sebelum dan selama melakukan perjalanan.

Masyarakat yang sering beraktivitas di pesisir dan di laut dihimbau untuk selalu mengupdate informasi cuaca maritim melalui website maritim.bmkg.go.id dan kanal resmi media sosial BMKG lainnya,”

jelasnya.