Cuaca yang terlihat cerah dari pantai atau pelabuhan tidak selalu menjadi gambaran kondisi laut yang sebenarnya.
Kapal yang berlayar hingga puluhan mil laut dari daratan dapat menghadapi kondisi berbeda, mulai dari angin yang lebih kencang hingga gelombang yang lebih tinggi.
Prakirawan Cuaca Maritim BMKG Mia Utami mengatakan perbedaan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pelaut.
Tengah Laut
Sebab, kondisi yang tampak tenang dari daratan belum tentu mencerminkan situasi yang dihadapi kapal di tengah laut.
Bisa, dan ini salah satu hal yang sangat penting dipahami pelaut. Kondisi yang terlihat dari pantai atau pelabuhan tidak selalu menggambarkan kondisi di tengah laut,”
kata Mia kepada Owrite, Rabu 16 September 2026.
Menurut dia, kondisi di daratan dapat terlihat relatif bersahabat, sementara situasi beberapa puluh mil laut dari pantai bisa berbeda.
Hal itu dapat terjadi ketika kapal memasuki wilayah yang memiliki kondisi angin dan gelombang lebih kuat.
Di daratan, seseorang bisa melihat kondisi cerah, angin relatif terasa lemah, dan permukaan laut dekat pantai tampak tenang,”
ujarnya.
Garis Pantai
Namun, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya patokan bagi pelaut dalam menilai keamanan perjalanan. Saat kapal bergerak semakin jauh dari garis pantai, kondisi yang ditemui bisa berubah.
Tetapi ketika kapal sudah berada puluhan mil laut dari pantai, kapal dapat memasuki wilayah dengan angin yang lebih kuat, gelombang yang lebih tinggi, atau hembusan angin yang lebih besar,”
kata Mia.
Mia menjelaskan, kondisi laut juga tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Perubahan kondisi di laut merupakan hasil interaksi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi keadaan yang dihadapi kapal.
Selain itu, kondisi laut merupakan hasil interaksi beberapa faktor, antara lain,”
tuturnya.
Salah satu faktor tersebut adalah kecepatan dan arah angin. Perubahan pada kedua unsur itu dapat memengaruhi kondisi laut di wilayah pelayaran.
Selain angin, pelaut juga perlu memperhitungkan gelombang yang datang dari wilayah lain atau swell. Kondisi ini membuat keadaan laut di suatu lokasi tidak selalu hanya ditentukan oleh cuaca yang sedang terlihat di sekitar kapal.
Faktor lainnya adalah arus laut. Interaksi antara angin, gelombang yang datang dari wilayah lain, dan arus tersebut membuat kondisi laut dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Kondisi yang tampak dari pantai tidak cukup untuk menggambarkan situasi sepanjang rute pelayaran. Informasi cuaca maritim dan kondisi perairan di sepanjang jalur perjalanan menjadi penting untuk diperhatikan sebelum maupun selama pelayaran,”
tutup Mia.






