Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) berpotensi menggeser orientasi pendidikan di sekolah ke arah militeristik, apabila prosesnya menekankan kepatuhan dan keseragaman perilaku daripada pengembangan nalar kritis dan kemandirian peserta didik.
Koordinator Advokasi Sekretariat Nasional JPPI Ari Hardi, mengatakan kesesuaian KKRI tidak cukup dinilai dari tujuan formal yang tercantum dalam kebijakan.
Yang harus diperiksa bukan hanya tujuan formal kebijakan, tetapi bagaimana kegiatan tersebut dilaksanakan, bagaimana peserta didik diperlakukan, dan nilai-nilai apa yang sesungguhnya dibentuk dalam prosesnya,”
kata Ari pada Owrite, Kamis, 24 September 2026.
Bedakan Disiplin dan Kepatuhan

Ari mengakui disiplin merupakan bagian penting dalam pendidikan. Namun, dia membedakan disiplin yang sehat dengan kepatuhan yang dibangun melalui ketakutan, tekanan, atau relasi kuasa yang tidak seimbang.







