Dalam Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran terbitan Kabinet Bayangan dan Center of Economic and Law Studies (Celios), 76 persen dari 1.142 responden menyatakan setuju jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan, 18 persen tidak setuju, dan 6 persen menyatakan tidak tahu.
Artinya sekitar 3 dari 4 responden menghendaki program ini distop. Meski demikian, ada masyarakat yang masih menaruh harapan terhadap program unggulan Presiden Prabowo itu, yakni 37 persen responden meminta MBG dihentikan sementara sampai ada evaluasi menyeluruh; sementara sembilan persen lainnya ingin agar MBG tetap dilanjutkan namun dengan cakupan yang dipersempit agar lebih tepat sasaran.
Masyarakat turut menyoroti program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), yakni 66 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap program ini, 21 persen yang menyatakan setuju, sementara 13 persen lainnya tidak tahu.






