Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung 2027, Tanggul Laut dan Proyek Raksasa Ini Jadi Sorotan

Proyek pembangunan jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung yang terintegrasi dengan tanggul laut ditargetkan rampung akhir 2027.

Proyek pembangunan jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung yang terintegrasi dengan tanggul laut, Semarang.
Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung yang terintegrasi dengan tanggul laut, Semarang. (Foto: Kementerian PU).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan proyek pembangunan jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung yang terintegrasi dengan tanggul laut, Semarang, Jawa Tengah rampung akhir 2027.

Saat meninjau proyek tersebut, Dody memastikan progres pembangunan sudah berjalan sesuai target yang ditetapkan. Meski demikian, ia mengatakan proyek yang dibangun di kawasan pesisir dan laut itu membutuhkan proses konsolidasi tanah secara sempurna sebelum pekerjaan timbunan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Targetnya sih akhir 2027 selesai. Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Kita upayakan. Paling tidak nanti di Nataru 2027 bisa difungsionalkan,”

kata Dody dalam keterangan resmi, Minggu, 25 Oktober 2026.

Dari data per 22 Oktober 2026, progres konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 yang meliputi tiga paket itu sudah mencapai 79,42 persen. Pembangunan pada Paket 1A telah mencapai 97,49 persen.

Iklan

Sementara, Paket 1B yang mencakup pembangunan tanggul laut dan jalan utama sepanjang 6,73 kilometer mencapai 75,22 persen. Lalu, Paket 1C yang mencakup kolam retensi dan sistem pompa mencatat progres fisik 75,68 persen.

Untuk progres sudah 79,4 persen. Sebenarnya sudah on the track. So far, bagus kok. Semua pihak support penuh, tidak ada masalah,”

tutur Dody.

Dia bilang semua penyedia jasa lokal maupun yang dari luar juga masih punya semangat tinggi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan pembangunan tanggul di kawasan Sayung dilaporkan tak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya. Pekerjaan selanjutnya pun akan dilanjutkan ke kawasan Demak melalui koordinasi dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ/BOP Pantura Jawa).

Sementara, PPK Pengawasan pada Satker Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Prasetyo Arief, menjelaskan pada Paket 1A, pekerjaan di kawasan Kaligawe dan Sayung telah memasuki tahap akhir. Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan jembatan Kaligawe, jalan layang, serta pekerjaan jalan dan fasilitas pendukung.

Untuk 1A, progresnya sudah memasuki tahap akhir. Untuk yang sudah selesai di 1A seluruh konstruksi eleveted sudah selesai, sudah tersambung sampai dengan P19 sudah nyambung dengan paket 1B,”

ujarnya.

Adapun, Paket 1B mencakup pembangunan tanggul laut, revetment, jalan utama, akses masuk dan keluar Terboyo, Jembatan Babon, Jembatan Sayung, area istirahat, serta gerbang tol dan fasilitas lainnya.

Pekerjaan Paket 1B mesti harus perhatikan tahapan perbaikan tanah. Hal itu termasuk proses preloading dan masa tunggu konsolidasi yang direncanakan berlangsung total 425 hari untuk menjaga kestabilan tanah sebelum konstruksi dilanjutkan.

Untuk Paket 1C meliputi pembangunan Kolam Retensi Terboyo seluas 189 hektare dan Kolam Retensi Sriwulan seluas 28 hektare, berikut rumah pompa dan saluran pendukung. Sistem ini dirancang untuk menampung aliran air dari sejumlah sungai dan mengalirkannya ke laut melalui Sungai Babon dengan bantuan pompa.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.