Akses jalan tersebut masih sulit dilalui sehingga memerlukan perhatian khusus. Sebelumnya, aliran banjir yang deras juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur di kawasan tersebut. Badan jalan dan pagar sekolah di Desa Sikundo dilaporkan rusak imbas tergerus derasnya arus air.
Puluhan Desa Terdampak
Banjir sebelumnya melanda puluhan desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Aceh Barat. Di Kecamatan Pante Ceureumen, wilayah yang terdampak meliputi Gampong Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, Sikundo, dan Seumantok.
Sementara itu, di Kecamatan Sungai Mas, banjir menggenangi Gampong Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong. Di Kecamatan Woyla Barat, wilayah terdampak mencakup Cot Rubek, Cot Rambong, Lhok Malee, Napai, Blang Cot Mameh, serta Blang Luah.
Banjir juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Woyla, yakni Cot Keumudee, Pasi Birah, Aron Tunong, Ie Itam Tunong, Ie Itam Baroh, Ranto Pantang, Blang Mee, Drien Mangko, dan Pasi Ara KB.
Di Kecamatan Woyla Timur, genangan sempat terjadi di Pasie Ara dan Leubok Pantang. Adapun di Kecamatan Arongan Lambalek, banjir menjangkau Desa Peuribu dan Teupin Peuraho.
Wilayah lain yang turut terdampak berada di Kecamatan Panton Reue, meliputi Meugo Cut, Ujong Raja, Meutulang, dan Paya Baro Muko. Di Kecamatan Kaway XVI, banjir sempat merendam Simpang Peunia, Pasie Jeumpa, Muko, Palimbungan, Tanjong Bungong, Padang Mancang, serta Meunasah Rambot.
Sementara, di Kecamatan Meureubo, banjir berdampak pada Desa Pasi Masjid. Adapun di Kecamatan Johan Pahlawan, wilayah yang terdampak adalah Desa Pasi Leuhan.
Imbau Tetap Waspada
Meskipun seluruh genangan sudah surut, BPBD Aceh Barat mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Imbauan tersebut disampaikan karena hujan dengan intensitas tinggi masih kerap mengguyur wilayah Aceh Barat. Hujan deras yang disertai petir dilaporkan sering terjadi sejak sore hingga dini hari.
Masyarakat diminta terus perhatikan perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan. Hal itu terutama bagi warga yang bermukim di kawasan rawan banjir.
BPBD juga mengingatkan warga agar berhati-hati saat melintasi jalan yang mengalami kerusakan akibat banjir. Kondisi infrastruktur di sejumlah titik tetap perlu diperhatikan meskipun air sudah tidak lagi menggenangi permukiman.