TNI Angkatan Darat (AD) belum dapat memastikan penyebab kecelakaan helikopter yang jatuh saat menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Tim investigasi masih mendalami kronologi dan faktor penyebab insiden tersebut.
Kadispenad Brigjen Donny Pramono mengatakan tim investigasi tengah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengambilan kotak hitam atau black box helikopter. Dengan black box bisa memberikan dara penting terkait kondisi penerbangan.
“Tim juga tengah mengupayakan pengambilan black box, yakni Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR), yang diharapkan dapat memberikan data penting terkait kondisi penerbangan dan komunikasi di dalam kokpit sebelum terjadinya kecelakaan,”
kata Donny dalam keterangannya, Sabtu, 7 November 2026.
Menurut Donny, data dari kedua perangkat tersebut diharapkan dapat membantu tim investigasi merekonstruksi kondisi penerbangan sebelum helikopter mengalami kecelakaan.






