Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan pernyataan mengejutkan
terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia atau turnamen internasional
lainnya yang ada sangkut pautnya dengan agenda FIFA.
Infantino menilai, sudah saatnya dunia sepak bola tidak terpaku pada
jadwal musim panas di belahan bumi utara.
Dalam pidatonya di Sidang Umum Klub-Klub Eropa di Roma, Kamis (9/10),
Infantino menyebut bahwa dunia sepak bola harus lebih fleksibel dalam
menentukan waktu turnamen besar agar bisa menyesuaikan dengan kondisi
iklim di berbagai wilayah dunia.
“Kalau kita ingin bermain di waktu yang sama di seluruh dunia, mungkin
Maret atau Oktober adalah pilihan yang ideal. Karena pada Desember
tidak semua wilayah bisa bermain, dan di Juli pun ada bagian dunia
yang terlalu panas,” ujar Infantino.
Piala Dunia Tak Harus di Musim Panas
Wacana ini muncul setelah Piala Dunia 2022 di Qatar sukses digelar
pada November–Desember, bukan di musim panas seperti biasanya.
Perubahan itu dilakukan karena suhu ekstrem di Timur Tengah pada
pertengahan tahun.
Meski sempat memicu protes karena liga-liga Eropa harus berhenti di
tengah musim, nyatanya turnamen di Qatar berjalan lancar dan bahkan
menghasilkan pertandingan berkualitas tinggi dengan pemain yang tampil
lebih bugar.
Namun, banyak pihak di Eropa berharap Qatar hanya menjadi
pengecualian, bukan awal dari tradisi baru. Sayangnya, dengan Arab
Saudi resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, peluang turnamen
kembali ke jadwal musim panas tampaknya semakin kecil.
Diprediksi Digelar di Musim Dingin
Hingga kini, FIFA belum menetapkan tanggal resmi Piala Dunia 2034.
Namun, turnamen tersebut diperkirakan akan berlangsung pada musim
dingin atau awal 2035 untuk menghindari bulan suci Ramadan yang jatuh
pada November–Desember 2034.
“Kami sudah berdiskusi dengan banyak pihak. Ini bukan soal satu
turnamen saja, melainkan refleksi umum untuk sepak bola dunia,” jelas
Infantino.
“Bahkan di Eropa, bermain pada Juli juga bisa sangat panas. Jadi, kita
harus berpikir terbuka mungkin ada cara baru untuk mengoptimalkan
kalender sepak bola,” tambahnya.
FIFA Puji Piala Dunia
Dalam kesempatan yang sama, Infantino juga memuji kesuksesan Piala
Dunia Antarklub yang digelar di Amerika Serikat musim panas ini. Ia
menyebut turnamen tersebut sebagai bukti bahwa kalender global masih
bisa diatur dengan baik asalkan semua pihak mau beradaptasi.
“Tidak ada rencana untuk menghapus Piala Dunia Antarklub. Justru kami
berencana memperluas formatnya di masa depan,” tegas Infantino.

