Timnas Indonesia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan beruntun melawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bermain di King Abdullah Stadium, Jeddah Rizky Ridho dan kawan-kawan kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. Hasil ini pun membuat Timnas Indonesia menjadi juru kunci Grup B.
Setelah pertandingan, para pemain pun langsung kembali ke klub untuk melakukan persiapan tim, dua diantaranya adalah Rizky Ridho dan Jordi Amat.
Menanggapi kembalinya Ridho dan Jordi ke Sawangan, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza mengatakan kedua pemain tersebut harus langsung fokus untuk membela tim di BRI Super League.
Saya tidak melihat mereka seperti itu. Jordi sudah 34 tahun, Ridho juga sudah sering dipanggil tim nasional. Mereka tahu harus cepat move on,” kata Souza saat ditemui di Sawangan.
Memang seluruh Indonesia berharap tim nasional lolos ke Piala Dunia, tapi sayangnya tidak. Kami sudah doakan mereka saat berangkat, dan saya yakin mereka sudah berjuang 100%,” tambah pelatih asal Brasil tersebut.
Lebih lanjut, mantan pelatih Madura United itu, mengatakan Ridho harus lebih bijak dalam menanggapi kritik yang diberikan oleh fans atau media. Karena semua tahu, Ridho adalah pemain yang hebat.
Saya tidak di sini untuk mengatur apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan fans. Kalau kami tidak menang, wajar kalau dikritik,” ujar Souza.
Saya tidak berharap fans atau kalian (media) menilai pertandingan dengan cara yang sama seperti kami. Fans berhak mengkritik. Yang penting Rido tetap tenang, karena semua tahu dia pemain hebat,” pungkasnya.
