Nama Shin Tae-yong (STY) kembali ramai diperbincangkan publik sepak bola Tanah Air.
Setelah resmi berpisah dengan klub asal Korea Selatan, Ulsan HD, dua pekan lalu, pelatih berusia 54 tahun itu kini berstatus tanpa klub situasi yang membuatnya dikaitkan kembali dengan Timnas Indonesia.
Kebetulan, posisi pelatih kepala Garuda juga sedang kosong setelah Patrick Kluivert resmi dilepas oleh PSSI usai gagal meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Publik pun ramai berharap agar STY kembali duduk di kursi pelatih yang sempat membuatnya dicintai jutaan suporter Merah Putih.
Indonesia Masih Nomor Satu di Hati
Dalam wawancara eksklusif bersama Goalpost, Shin Tae-yong menyatakan bahwa jika kesempatan datang, Indonesia akan menjadi prioritas utamanya dibanding negara lain.
Kalau nanti ada tawaran, tentu saya akan pertimbangkan. Tapi jujur, hati saya tetap condong ke Indonesia,” ujar Shin.
Bahkan kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tapi Indonesia datang dengan kesungguhan, Indonesia akan tetap jadi pilihan pertama saya.”
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan publik karena menegaskan betapa dalam hubungan emosional STY dengan sepak bola Indonesia.
Belum Ada Kontak dari PSSI
Meski santer dikabarkan akan kembali, Shin Tae-yong menegaskan hingga kini belum menerima tawaran resmi dari PSSI.
Tawaran dari Indonesia? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali,” ungkapnya.
Padahal, banyak pihak menilai Shin layak kembali memimpin Garuda setelah catatan prestasinya selama periode 2019–2025 yang cukup gemilang.
Selama empat tahun menukangi Timnas Indonesia, STY sukses mengangkat level permainan dan mental bertanding Garuda.
Ia membawa Indonesia naik 48 peringkat di ranking FIFA, dari posisi 173 ke 125 dunia, pencapaian terbaik dalam dua dekade terakhir.
Selain itu, ia juga dikenal sukses membangun fondasi pemain muda, termasuk generasi baru seperti Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, dan Elkan Baggott.
Kini, dengan kursi pelatih Timnas Indonesia masih kosong, publik menunggu apakah PSSI akan kembali menghubungi Shin Tae-yong dan memberi kesempatan kedua untuk melanjutkan misinya yang sempat terhenti.
