Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa pemanggilan pemain untuk agenda FIFA Matchday dan persiapan SEA Games 2025 akan disesuaikan dengan kebutuhan pelatih kepala tim nasional Indonesia, Indra Sjafri.
Menurut Arya, klub-klub tentu akan mempertimbangkan status pertandingan, apakah termasuk dalam kalender resmi FIFA Matchday atau tidak, sebelum melepas pemain mereka ke tim nasional.
Klub pasti akan melihat apakah pertandingan itu masuk agenda FIFA Matchday atau bukan. Tapi semua tetap tergantung kebutuhan dari coach Indra,” ujar Arya kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (29/10).
Seperti diketahui ada beberapa nama yang sebenarnya bisa dipanggil oleh Indra Sjafri untuk memperkuat timnya pada gelaran uji coba nanti. Sebut saja Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Mauro Ziljstra.
Akan tetapi kembali, pemanggilan tersebut hanya bisa dilakukan atas dasar perintah dari pelatih. Sejauh ini, nama-nama tersebut belum diketahui masuk dalam nama yang didaftarkan untuk SEA Games 2025 atau tidak.
Indra Sjafri pernah mengatakan jika Marselino dan Ivar Jenner masuk dalam nama yang didaftarakan pelatih sebelumnya untuk berlaga di SEA Games 2025.
FIFA Matchday atau SEA Games 2025?
Arya menjelaskan bahwa pelatih Indra Sjafri akan menentukan fokus utama pemanggilan pemain apakah untuk kebutuhan uji coba resmi dalam FIFA Matchday, atau lebih diarahkan untuk mempersiapkan skuad SEA Games 2025.
Apakah ini murni untuk persiapan SEA Games, atau hanya untuk agenda FIFA Matchday saja, atau bahkan justru FIFA Matchday dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan SEA Games semua tergantung pelatih,” jelasnya.
Lebih lanjut, Arya menambahkan bahwa tidak semua pemain yang dipanggil untuk laga FIFA Matchday otomatis akan dibawa ke SEA Games mendatang.
Kalau kebutuhan utamanya untuk SEA Games, belum tentu semua pemain yang dipanggil sekarang akan tampil di ajang itu. Jadi, nanti akan ada prioritas tersendiri dari coach Indra,” pungkasnya.
Dalam SEA Games 2025 sendiri, Timnas Indonesia tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Ajang tersebut dimulai ari 3-20 Desember 2025.
