Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, membuat pengakuan mengejutkan setelah memimpin timnya menghadapi PSIM Yogyakarta.
Alih-alih memanfaatkan waktu luang untuk bertemu para pemain, Souza justru menyatakan bahwa ia enggan bertemu skuad Macan Kemayoran dalam waktu dekat.
Pelatih asal Brasil itu mengungkapkan, bahwa fokus utamanya saat ini adalah berkumpul dan melepas rindu dengan keluarganya.
Sekarang saya sedang tidak mau bertemu pemain. Saya mau bertemu keluarga,”
ujar Souza dalam konferensi pers seusai laga.
Libur Panjang Momen Tepat untuk ‘Rehat’
Persija baru akan kembali berlaga pada 22 Desember 2025 untuk menghadapi Semen Padang. Rentang waktu yang cukup panjang ini terjadi karena kompetisi Super League akan berhenti sementara selama gelaran SEA Games 2025.
Dengan adanya jeda panjang tersebut, Souza menilai ini adalah waktu yang ideal untuk beristirahat sejenak dari rutinitas latihan maupun pertandingan.
Namun, ia tetap mengingatkan bahwa para pemain Persija tidak bisa benar-benar “libur total”.
Terserah mereka mau ke mana, yang penting mereka memberi tahu saya,”
ucapnya.
Tapi saat berkumpul lagi, mereka harus kembali fokus. Banyak pemain yang pulang kampung, itu bagus untuk mereka,”
lanjut mantan pelatih Madura United itu.
Persija Kokoh di Papan Atas
Sebelum memasuki masa libur SEA Games, Persija berada di posisi kedua klasemen Super League dengan 29 poin. Posisi tersebut cukup aman, meskipun masih mungkin digeser oleh Persib Bandung yang memiliki tiga laga sisa dan mengoleksi 22 poin.
Kondisi klasemen ini membuat Persija memiliki modal kuat sebelum menghadapi tahap kompetisi berikutnya setelah jeda panjang.
Jeda kompetisi ini juga telah dipastikan sejak awal musim. Direktur Utama I League, Ferry Paulus, sebelumnya mengumumkan bahwa Super League akan berhenti sementara selama Timnas Indonesia U-23 berlaga di SEA Games 2025.
