Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris tersebut dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Senin 12 Januari 2026 untuk memulai tugas barunya bersama Skuad Garuda.
Pengumuman penunjukan Herdman disampaikan PSSI pada Sabtu 3 Januari 2026. Keputusan ini langsung menarik perhatian publik, mengingat Herdman juga diminati sejumlah negara dari zona CONCACAF.
John Herdman mengungkapkan alasan utamanya menerima tawaran melatih Timnas Indonesia adalah besarnya potensi skuad Garuda, khususnya dengan kehadiran banyak pemain naturalisasi.
Selain itu, ia mengaku terkesan dengan fanatisme dan semangat para pendukung sepak bola Indonesia.
Saat ini, Herdman masih menikmati waktu liburan bersama keluarganya di Meksiko. Ia dijadwalkan terbang ke Indonesia pekan depan dan berencana langsung mempelajari budaya serta karakter sepak bola lokal.
Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang dapat Anda rasakan semangat dan intensitas para penggemarnya,”
kata Herdman, dilansir dari Sportsnet Canada.
Siap Menyelami Budaya Sepak Bola Indonesia
Herdman menegaskan pentingnya memahami budaya dan kebiasaan masyarakat sebagai bagian dari proses membangun koneksi dengan tim dan suporter.
Karena saya pikir itu tentu merupakan bagian penting dari mempelajari budaya, sepenuhnya membenamkan diri di dalamnya. Anda benar-benar harus memahami masyarakat dan adat istiadat untuk menciptakan koneksi itu,”
tegasnya.
Pendekatan ini diyakini menjadi salah satu kekuatan Herdman, yang sebelumnya sukses membangun fondasi kuat bersama Timnas Kanada.
PSSI mengungkapkan bahwa John Herdman sebenarnya diminati oleh beberapa negara dari kawasan CONCACAF.
Namun, ia justru memilih tantangan baru bersama Timnas Indonesia.
Penunjukan Herdman ke Indonesia merupakan sebuah keputusan yang sangat personal. PSSI memahami, di tengah banyaknya tawaran dari negara-negara lain, termasuk dari zona CONCACAF, Herdman memilih tantangan di Asia Tenggara,”
tulis PSSI.
CONCACAF sendiri merupakan konfederasi yang menaungi negara-negara Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, wilayah yang cukup mengenal reputasi Herdman berkat kiprahnya bersama Kanada.
Lebih dari Sekadar Prestasi
PSSI menilai pilihan Herdman menunjukkan bahwa sang pelatih mencari lebih dari sekadar kemenangan di lapangan hijau.
Pilihan ini menunjukkan, John Herdman mencari lebih dari sekadar kesuksesan di atas lapangan, ia mencari proyek yang memiliki dampak sosial dan budaya yang mendalam. Dia melihat Garuda sebagai kanvas untuk menciptakan warisan, sama seperti yang ia lakukan di Kanada,”
tulis PSSI.
Nama Herdman terpilih dari empat kandidat yang sempat masuk bursa pelatih Timnas Indonesia. Ia menjadi salah satu dari dua nama terakhir bersama Giovanni van Bronckhorst.
Berbeda dengan Van Bronckhorst yang masih aktif sebagai asisten pelatih Arne Slot di Liverpool, Herdman berstatus tanpa klub saat proses seleksi berlangsung.
PSSI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh kepada pelatih anyar Timnas Indonesia tersebut.
PSSI mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para netizen dan suporter setia Skuad Garuda, untuk menyambut John Herdman dan keluarganya,”
PSSI.
Mari kita dukung perjalanan transformatif ini, yang bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang kisah inspiratif seorang pria yang memilih untuk mendedikasikan hidupnya untuk mewujudkan mimpi besar bangsa Indonesia,”
lanjut pernyataan tersebut.
Tokoh Sepak Bola Nasional Respons Positif
Sejumlah figur sepak bola Tanah Air turut memberikan tanggapan atas penunjukan John Herdman, di antaranya Arthur Irawan dan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza.
Arthur menilai Herdman merupakan sosok yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia berprestasi di level internasional.
Ya, harapan saya pasti dia jadi pelatih yang terbaik buat Timnas. Timnas kita tetap prestasi, walaupun menurut saya sudah bagus,”
ujar Arthur.
Timnas kita, pastinya saya berharap dengan John Herdman itu dampaknya positif terhadap Timnas dan kita bisa lebih prestasi dan lebih bagus lagi,”
tambahnya.
Sementara itu, Mauricio Souza optimistis kehadiran Herdman dapat membuka jalan Indonesia menuju Piala Dunia.
Saya mendoakan kesuksesan. Saya berharap proses dan proyek untuk bisa tampil di Piala Dunia dalam empat tahun ke depan bisa terwujud. Saya pikir penting pelatih sudah ditetapkan sejak awal agar punya cukup waktu, bisa mengenal para pemain dengan baik. Dan kita berharap bisa melihat Indonesia tampil di Piala Dunia,”
ujar Souza.

