Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Dari Kanada ke Indonesia, Herdman Ubah Tekanan Jadi Kekuatan
Olahraga

Dari Kanada ke Indonesia, Herdman Ubah Tekanan Jadi Kekuatan

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Januari 13, 2026 5:25 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan besar sebagai juru taktik skuad Garuda.

Daftar isi Konten
  • Belajar dari Kegagalan Menuju Piala Dunia 2026
  • Proses Panjang Menuju Piala Dunia
  • Optimisme Herdman Hadapi Piala Asia 2027
  • Piala AFF dan Ambisi di Level Asia

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers perdana yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Menurut Herdman, tekanan justru merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah kehormatan ketika memimpin tim nasional.

Iya, tekanan itu sebuah keistimewaan. Anda datang ke sebuah organisasi, Anda memimpin sebuah tim, lalu Anda juga memikul negara ini,”

kata Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut memandang tekanan dari sudut yang berbeda. Baginya, besarnya ekspektasi publik dapat menjadi energi positif jika dikelola dengan tepat.

Sekarang, itu bisa jadi sebuah kutukan atau sebuah anugerah. Kita akan mengoptimalisasikan itu menjadi sebuah anugerah untuk kita semua. Akan jadi sebuah kesempatan yang besar jika saya melanjutkannya dan memberikannya kepada para pemain,”

kata pelatih asal Inggris itu.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan suporter akan menjadi sumber motivasi penting bagi para pemain di setiap pertandingan.

Ketika sebuah negara terhenti dan lolos untuk pertama kalinya, saya menikmati momen itu. Jadi, saya paham akan hal itu. Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa tekanan itu sebuah anugerah. Kita akan mendengar para fans, kita akan menggunakan energi mereka,”

katanya menambahkan.

Belajar dari Kegagalan Menuju Piala Dunia 2026

Indonesia sebelumnya gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada babak kualifikasi putaran keempat, Oktober tahun lalu, di bawah asuhan Patrick Kluivert.

Hasil tersebut membuat kontrak pelatih asal Belanda itu dihentikan setelah bekerja selama sekitar 10 bulan sejak ditunjuk pada Januari.

Kesempatan Indonesia untuk kembali mengejar mimpi tampil di Piala Dunia akan terbuka pada edisi berikutnya yang bertepatan dengan peringatan 100 tahun Piala Dunia di Maroko, Portugal, Spanyol, serta Uruguay, Argentina, dan Paraguay.

Proses Panjang Menuju Piala Dunia

Herdman menegaskan bahwa membawa Indonesia tampil di Piala Dunia bukanlah pekerjaan instan. Ia mencontohkan pengalamannya saat menangani tim nasional Kanada.

Saya akan mengatakan kepada para fans bahwa lolos ke Piala Dunia itu tidak bisa terjadi dalam satu malam. Itu membutuhkan 36 tahun untuk bisa melangkah ke sana,”

kata pelatih Consett, Inggris tersebut.

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah besar dan kini harus melanjutkan progres tersebut secara konsisten.

Untuk Indonesia, mereka mengambil langkah yang besar terakhir ini, dan kita harus melangkah ke tahap selanjutnya, dan kita akan melakukannya. Jadi, komitmen saya bahwa tekanan itu sesuatu yang akan membuat kami, mengarahkan kami, untuk bisa memastikan bahwa kami bisa ke momen itu untuk negara ini,”

paparnya.

Itulah mengapa saya datang ke sini, sebuah kesempatan yang di mana menjadi alasan saya bangun dari kasur saya tiap hari,”

tambah Herdman.

Optimisme Herdman Hadapi Piala Asia 2027

Selain target jangka panjang Piala Dunia, Herdman juga optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Ia menilai kualitas pemain yang dimiliki Indonesia saat ini cukup menjanjikan.

Itu sebuah pengalaman yang menarik yang membutuhkan pengalaman nyata dan juga disiplin. Itu akan menjadi pengalaman yang baru untuk mereka. Saya yakin bahwa kita bisa kompetitif di turnamen AFC, dengan bakat yang tersedia, pengalaman yang ada di tim mengenai format turnamen,”

kata Herdman.

Pada Piala Asia 2023 di Qatar, Indonesia berhasil melaju ke babak 16 besar sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.

Saat itu, Tim Garuda yang diasuh Shin Tae-yong mengoleksi tiga poin dan finis di posisi ketiga Grup D, di bawah Jepang dan Irak.

Langkah Indonesia terhenti setelah kalah 0-4 dari Australia. Meski demikian, capaian tersebut menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam lima edisi terakhir Piala Asia.

Kita punya kesempatan yang bagus untuk mendorong level kita dan membuat sebuah sejarah dengan prestasi kita. Jadi, yang terpenting kita harus siap dan berani melihat bahwa grup ini punya talenta,”

kata pelatih yang membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah absen 36 tahun itu.

Piala AFF dan Ambisi di Level Asia

Sebelum tampil di Piala Asia 2027, Herdman juga akan memimpin Timnas Indonesia pada turnamen Piala AFF yang kini bernama Kejuaraan ASEAN, Juli mendatang.

Ia menilai dua ajang besar tersebut sebagai panggung penting untuk menunjukkan perkembangan sepak bola Indonesia di Asia.

Dengan kepemimpinan yang tepat, dua turnamen besar AFC itu, saya tahu seberapa besar itu, akan menjadi sesuatu hal yang menarik bagi para pemain. Namun, yang lebih penting kita bisa memenanginya, di mana kita bisa memamerkan di mana kita sekarang, dan mengambil langkah selanjutnya sebagai sebuah negara,”

tambahnya.


Tag:Bolajohn herdmanKegagalanPelatih TimnasPiala DuniaTaktik Skuad Garuda
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi FIFA
Olahraga

Asosiasi Sepak Bola Israel Dihukum FIFA Rp3,2 Miliar, Kenapa?

FIFA menjatuhkan denda sebesar 150.000 franc Swiss (US$190.700) atau sekitar Rp3,23 miliar…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 hari lalu
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Olahraga

(Part I) FIFA Series 2026: Ajang ‘Hidup-Mati’ Pemain di Tangan Herdman dan Harapan Baru Sepak Bola Indonesia

Di bawah arahan pelatih baru, John Herdman, Timnas Indonesia akan mengikuti turnamen…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 hari lalu
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Olahraga

(Part II) FIFA Series 2026: Ajang ‘Hidup-Mati’ Pemain di Tangan Herdman dan Harapan Baru Sepak Bola Indonesia

Kejutan Daftar Pemain Pengamat lain, Kesit Handoyo, menyebut sebagian besar pemain yang…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 hari lalu
Ilustrasi Piala Dunia
Olahraga

Drama Piala Dunia 2026: FIFA Tolak Relokasi Laga Iran?

FIFA memberikan indikasi bahwa pertandingan tim nasional Iran di Piala Dunia 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up